Kota Malang
DPRD Kota Malang Bakal Rapat Khusus Bahas LKPJ Wali Kota Malang
DPRD Kota Malang akan mempelajari dokumen Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Wali Kota Malang
Penulis: Benni Indo | Editor: Eko Darmoko
Ringkasan Berita:
- DPRD Kota Malang akan mempelajari dokumen Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Wali Kota Malang
- Ketua DPRD Kota Malang, Amithya Ratnanggani Sirraduhita menjelaskan, bakal mempelajari lebih jauh isi dokumen tersebut
- Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, menjelaskan adanya surplus pada pengelolaan keuangan. Pada tahun 2025, pendapatan Kota Malang sebanyak Rp 2,5 triliun, sedangkan belanja daerah sebanyak Rp 2,4 triliun
SURYAMALANG.COM, KOTA MALANG – Ketua DPRD Kota Malang, Amithya Ratnanggani Sirraduhita, menyatakan pihaknya akan mempelajari dokumen Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Wali Kota Malang yang dibaca oleh Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat dalam rapat paripurna di Gedung DPRD Kota Malang, Senin (9/3/2026).
Amithya Ratnanggani Sirraduhita menjelaskan, dirinya baru menerima dokumen laporan tersebut beberapa menit sebelum rapat dimulai, sehingga Ia tak cukup waktu untuk mempelajari lebih jauh isi dokumen tersebut.
“Dokumen baru saya terima hari ini. Tadi sempat skimming sebentar, masih di bagian pendahuluan. Jadi nanti saya pelajari dulu,” ujarnya kepada SURYAMALANG.COM, Senin (9/3/2026).
Menurutnya, DPRD Kota Malang akan menjadwalkan rapat khusus untuk membahas isi dokumen tersebut secara menyeluruh.
Setelah pembahasan dilakukan, pihaknya akan menyampaikan hasil evaluasi kepada publik.
“Pastinya nanti kita akan memberikan rilis setelah rapat khusus dilakukan. Kita juga akan mengecek tindak lanjut dari catatan tahun lalu,” katanya.
Baca juga: Biaya Jasa Penukaran Uang Baru di Kepanjen Malang Jelang Lebaran 2026 dan Cara Deteksi Uang Palsu
Ia menegaskan bahwa evaluasi tersebut tidak bertujuan mencari kesalahan, melainkan sebagai dasar perbaikan kebijakan di masa mendatang.
“Tujuannya bukan mencari kekurangan, tetapi bagaimana ini menjadi dasar untuk membuat kebijakan yang lebih baik di tahun berikutnya,” ujar Amithya Ratnanggani Sirraduhita.
Dalam proses evaluasi, DPRD juga akan menelaah sejumlah indikator capaian program yang dilaporkan sebagai keberhasilan.
Menurutnya, perlu dipastikan apakah capaian tersebut benar-benar menunjukkan keberhasilan atau justru terjadi karena adanya anggaran yang tidak terserap.
“Ada yang disebut pelampauan target, nanti kita cek apakah memang keberhasilan atau justru ada program yang tidak terselesaikan sehingga anggarannya tidak terserap,” jelasnya.
Keuangan Surplus
Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat dalam pidato resmi LKPJ menjelaskan adanya surplus pada pengelolaan keuangan daerah tahun 2025. Pada tahun 2025, pendapatan Kota Malang sebanyak Rp 2,5 triliun, sedangkan belanja daerah sebanyak Rp 2,4 triliun.
Menurut Wahyu Hidayat, sejumlah indikator kinerja pada 2025 berhasil melampaui target yang telah ditetapkan pemerintah daerah. Hal tersebut terjadi berkat strategi, analisis perencanaan, serta inovasi yang dilakukan dalam pengelolaan program pembangunan.
“Kami punya target berdasarkan perhitungan, analisis, dan kajian. Tapi tentu harus ada inovasi dan terobosan agar target itu bisa dilampaui. Dari beberapa capaian itulah akhirnya kita bisa memperoleh surplus,” katanya.
Ia menambahkan capaian tersebut juga menjadi salah satu faktor yang mendorong Kota Malang meraih berbagai penghargaan selama 2025. Termasuk tercapainya surplus.
| Terkait Penerapan WFH bagi ASN Kota Malang, Sosiolog Ingatkan Tujuan Hemat Energi Jangan Melenceng |
|
|---|
| Muhammadiyah Ajak Kemitraan hingga Harmoni Sosial pada Momen HUT ke-112 Kota Malang |
|
|---|
| Pemkot Malang Lakukan Survei Pedagang, Upaya Cari Titik Temu Penataan Pasar Besar |
|
|---|
| Pemkot Malang Tunggu Kebijakan Pusat Tekan Belanja Pegawai, Tanpa Rencana Rumahkan PPPK |
|
|---|
| Wali Kota Malang Akan Evaluasi MBG Prasmanan Setelah Uji Coba Perdana di MIN 2 Malang |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/suryamalang/foto/bank/originals/Ketua-DPRD-Kota-Malang-Amithya-Ratnanggani-Sirraduhita-saat-memimpin-rapat-Paripurna-DPRD.jpg)