Kabupaten Malang
Jembatan Garuda di Desa Ternyang Malang Diresmikan, Jadi Jembatan Terpanjang di Pembangunan Tahap 1
Jembatan Garuda di Desa Ternyang Malang Diresmikan, Jadi Jembatan Terpanjang di Pembangunan Tahap 1
Penulis: Luluul Isnainiyah | Editor: Eko Darmoko
Ringkasan Berita:
- Peresmian Jembatan Gantung Garuda di Desa Ternyang, Kecamatan Sumberpucung, Kabupaten Malang
- Kepala Staf Kodam (Kasdam) V/Brawijaya Brigjen TNI Zainul Bahar menyampaikan jika jembatan ini diresmikan secara serentak di Indonesia melalui video conference (Vidcon)
- Launching jembatan berpusat di Aceh yang dipimpin oleh Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Maruli Simanjuntak
SURYAMALANG.COM, KABUPATEN MALANG - Jembatan Gantung Garuda yang ada di Desa Ternyang, Kecamatan Sumberpucung, Kabupaten Malang telah diresmikan, Senin (9/3/2026).
Jembatan ini diresmikan oleh Kepala Staf Kodam (Kasdam) V/Brawijaya Brigjen TNI Zainul Bahar, Komandan Korem (Danrem) 083/Baladhika Jaya Kolonel Inf Kohir, Komandan Kodim (Dandim) 0818/Malang-Batu Letkol Czi Bayu Nugroho, Bupati Malang, serta sejumlah intansi terkait.
Kepala Staf Kodam (Kasdam) V/Brawijaya Brigjen TNI Zainul Bahar menyampaikan jika jembatan ini diresmikan secara serentak di Indonesia melalui video conference (Vidcon).
Launching jembatan berpusat di Aceh yang dipimpin oleh Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Maruli Simanjuntak.
"Pembangunan jembatan gantung ini merupakan program dari pemerintah pusat yang rencananya akan ada 3.000 jembatan yang dibangun dalam waktu satu tahun," kata Zainul.
Baca juga: DPRD Kota Malang Akan Panggil Pengurus SPPG Pasca Temuan Menu Tak Layak Konsumsi dalam Program MBG
Ia menyebutkan, pembangunan jembatan di Desa Ternyang ini hanya membutuhkan waktu tidak lebih dari satu bulan.
Ke depannya ia berharap pembangunan jembatan di berbagai titik bisa terlaksana dengan lancar serta memberi manfaat bagi masyarakat.
Terpisah, Komandan Kodim (Dandim) 0818/Malang-Batu Letkol Czi Bayu Nugroho menambahkan pembangunan jembatan mulai dilaksanakan sejak Januari 2026.
Waktu pembangunan kurang lebih berlangsung selama 27 hari.
Jembatan gantung ini merupakan akses penghubung dua kecamatan. Yaitu antara Desa Ternyang Kecamatan Sumberpucung dengan Desa Mangunrejo di Kecamatan Kepanjen.
"Dua desa ini sangat menerima manfaatnya terutama untuk anak sekolah, masyarakat saat hendak ke pusat kabupaten kurang lebih hanya butuh waktu 15 menit."
"Dan ini lebih efisien jika dibandingkan sebelumnya harus membutuhkan waktu 30 menit," imbuh Bayu.
Bayu pemabngunan jembatan gantung termasuk pemilihan lokasi ini telah melalui proses survey.
Di antaranya pertimbangan terkait jumlah penerima manfaatnya lebih banyak dibanding titik lain.
Namun, jembatan gantung bukan lah satu-satunya jembatan yang dibangun di satu titik lokasi saja.
| Pencairan Dana Kompensasi Rp 1,5 Miliar dari Pemkot Malang untuk Warga Wagir Malang Masih Buram |
|
|---|
| DLH Kota Malang Tunggu Perwali Cairkan Kompensasi TPA Supit Urang, Warga Ancam Temui Wali Kota |
|
|---|
| Warga Wagir Minta Ketua Fraksi PDIP Tagih Janji Kompensasi Rp1,5 M, Sebut Pemkot Malang 'Omdo' |
|
|---|
| Positif Narkotika, 31 Wisatawan Surabaya yang Menginap di Pantai Wedi Awu Malang Jalani Rehabilitasi |
|
|---|
| Identitas dan Asal Usul 4 Tersangka Pengeroyokan Wisatawan Surabaya di Pantai Wedi Awu Malang |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/suryamalang/foto/bank/originals/Jembatan-Gantug-Garuda-di-Desa-Ternyang-Kecamatan-Sumberpucung-Kabupaten-Malang.jpg)