Kabupaten Malang
37 Pantai di JLS Bakal Diserbu Wisatawan saat Libur Lebaran, Disparbud dan Polres Mitigasi Bencana
37 Pantai di JLS Bakal Diserbu Wisatawan saat Libur Lebaran, Disparbud dan Polres Mitigasi bencana
Penulis: Imam Taufiq | Editor: Eko Darmoko
Ringkasan Berita:
- Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Malang mulai blusukan ke sejumlah destinasi wisata jelang libur Lebaran 2026
- Disparbud mulai memetakan tingkat kerawanannya karena tak ingin saat musim liburan hari Raya Idul Fitri nanti, ada kejadian yang tak diinginkan
- Diprediksi saat liburan panjang atau sekitar dua minggu nanti, cuacanya masih ekstrem atau hujan tak bisa disepelekan
SURYAMALANG.COM, KABUPATEN MALANG - Menyambut liburan panjang saat Lebaran 2026 nanti, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Malang mulai blusukan ke sejumlah destinasi wisata.
Disparbud mulai memetakan tingkat kerawanannya karena tak ingin saat musim liburan hari Raya Idul Fitri nanti, ada kejadian yang tak diinginkan.
Sebab, diprediksi saat liburan panjang atau sekitar dua minggu nanti, cuacanya masih ekstrem atau hujan tak bisa disepelekan.
Namun, jika hujan terus mengguyur tiada henti, maka harus dipastikan jika tempat wisata yang bakal jadi jujukan wisatawan itu aman.
Misalnya, wisata alam. Itu harus bisa dipastikan tak terjadi bencana alam, seperti tanah longsor atau pohon tumbang.
Baca juga: Jembatan Garuda di Desa Ternyang Malang Diresmikan, Jadi Jembatan Terpanjang di Pembangunan Tahap 1
"Iya, kami mulai turun untuk melakukan mitigasi bencana."
"Sebab, cuacanya masih ekstrem, sehingga jangan sampai terjadi sesuatu yang tak kita inginkan."
"Keselamatan wisatawan itu segalanya atau nomer satu," tegas Firmando H Matondang, Kadisparbud Kabupaten Malang kepada SURYAMALANG.COM, Senin (9/3/2026).
Bukan cuma wisata alam yang harus dimitigasi, namun Firmando juga melakukan pemetaan terhadap tingkat keselamatan buat wisatawan yang akan berlibur ke pantai.
Makanya, Firmando di saat bukan Ramadhan seperti ini tak duduk manis di kantornya.
Namun, ia dimanfaatkan blusukan ke destinasi wisata pantai, yang rata-rata berjarak sekitar 65 km dari Kota Malang itu.
"Iya, ini baru pulang setelah seharian mengecek ke sejumlah pantai di Malang selatan," tutur Firmando.
Dari hasil penelusurannya, Firmando tak menyangka jika pertumbuhan wisata pantai cukup pesat.
Saat ini, mungkin, tak banyak orang yang tahu jika destinasi wisata pantai di Malang selatan, terus bertambah jumlahnya.
Jika dulu atau tahun 2000-an, orang hanya mengenal jumlah pantai itu bisa dihitung dengan jari. Seperti Pantai Sendangbiru, Gua Cina, Balekambang, Ngliyep.
| DPRD Kabupaten Malang Dorong Bupati Sanusi Terbitkan Perbup untuk Program Sekolah Plus Ngaji |
|
|---|
| Belum Ada Regulasi, Program Sekolah Plus Ngaji di Kabupaten Malang Mulai Muncul Kendala |
|
|---|
| Bupati Sanusi Matangkan Lokasi PSEL Usai Batal di Pakis, Sekda Budiar Perkirakan dekat PG Krebet |
|
|---|
| 163 Suspek Campak di Triwulan Pertama, Dinkes Kabupaten Malang Kejar Imunisasi Campak |
|
|---|
| Janji Kompensasi Rp1,5 M TPA Supit Urang Mandek, Ancaman Blokade Jalan dan Derita Warga Wagir Malang |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/suryamalang/foto/bank/originals/MITIGASI-BENCANA-Firmando-H-Matondang-Kadisparbud-Kabupaten-Malang.jpg)