Kota Malang
DPRD Kota Malang Meninjau Progres Relokasi Pedagang di Kawasan Pasar Gadang
Ketua Komisi B DPRD Kota Malang, Bayu Rekso Aji, meninjau progres relokasi pedagang di kawasan Pasar Gadang, Kota Malang
Penulis: Benni Indo | Editor: Eko Darmoko
“Harapannya keluhan masyarakat soal kemacetan di kawasan Pasar Gadang bisa teratasi. Jalan bisa kembali berfungsi normal,” ujarnya.
Setelah relokasi dilakukan, ia berharap dinas teknis seperti Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota Malang dapat menindaklanjuti dengan penataan infrastruktur jalan.
Baca juga: Disnaker Kota Batu Buka Posko Layanan bagi Pekerja yang Belum dapat THR
Bayu menegaskan saat ini rencana yang berjalan baru sebatas relokasi pedagang, belum ada pembangunan pasar baru di kawasan tersebut.
Menurutnya, rencana pembangunan masih menunggu kejelasan kerja sama atau perjanjian kerja sama (PKS) yang hingga kini belum final.
“Untuk saat ini baru relokasi saja. Pembangunan baru belum ada karena PKS-nya masih menggantung,” katanya.
Ia juga mengungkapkan sebagian lahan yang digunakan merupakan aset pemerintah kota, sementara sebagian lainnya merupakan lahan sewa. Hal itu perlu dikaji lebih lanjut agar tidak menimbulkan persoalan di kemudian hari.
Komisi B juga akan mempelajari aspek lain, termasuk kemungkinan kebutuhan analisis dampak lingkungan (Amdal) sebelum kebijakan penataan pasar tersebut dilanjutkan.
“Kita akan kaji lagi dengan dinas terkait supaya jelas skemanya dan tidak menimbulkan masalah ke depan,” kata Bayu.
| Soal Pembatasan Media Sosial Terhadap Anak, DPRD Kota Malang Dorong Regulasi dan Peran Orang Tua |
|
|---|
| SNBP 2026 di Universitas Negeri Malang Diserbu 40 Ribu Pendaftar, Kuota Hanya 4001 |
|
|---|
| Pemkot Malang Tekankan Akselerasi Ekonomi Inklusif dalam RKPD 2027 |
|
|---|
| Ketua DPRD Kota Malang Soroti Tantangan Global, Dorong RKPD 2027 yang Adaptif, Responsif dan Tangguh |
|
|---|
| Masih Ada SPPG yang Belum Punya SLHS di Kota Malang |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/suryamalang/foto/bank/originals/Bayu-Rekso-Aji-menilai-Program-RT-Berkelas-di-Kota-Malang-rawan-korupsi.jpg)