Kabupaten Malang
Volume Kendaraan di Jalur Malang dan Kota Batu Mulai Meningkat Jelang Lebaran 2026
Menjelang Idulfitri 2026, kendaraan mulai memadati wilayah Malang Raya sejak Sabtu (14/3/2026).
Penulis: Luluul Isnainiyah | Editor: Eko Darmoko
Ringkasan Berita:
- Volume kendaraan mulai memadati wilayah Malang Raya sejak Sabtu (14/3/2026), menjelang Idulfitri 2026
- Berdasarkan data dari Polres Malang, kurang lebih ada 17.805 kendaraan keluar dari gerbang tol menuju ke Malang
- Kasihumas Polres Malang, AKP Bambang Subinajar mengatakan, kendaraan tersebut terpantau keluar dari tiga gerbang tol utama, yaitu Tol Lawang, Singosari, dan Pakis
SURYAMALANG.COM, KABUPATEN MALANG - Menjelang Idulfitri 2026, kendaraan mulai memadati wilayah Malang Raya sejak Sabtu (14/3/2026).
Berdasarkan data dari Polres Malang, kurang lebih ada 17.805 kendaraan keluar dari gerbang tol menuju ke Malang.
Kasihumas Polres Malang, AKP Bambang Subinajar mengatakan, kendaraan tersebut terpantau keluar dari tiga gerbang tol utama, yaitu Tol Lawang, Singosari, dan Pakis.
"Sejak Sabtu hingga Minggu kemarin ada sebanyak 17.805 kendaraan masuk ke Malang, sementara kendaraan yang keluar Malang tercatat sebanyak 18.873," kata Bambang kepada SURYAMALANG.COM, Senin (16/3/2026).
Bambang menjelaskan, Gerbang Tol Singosari menjadi titik dengan volume kendaraan tertinggi, yaitu tercatat sebanyak 12.125 kendaraan keluar menuju ke Malang dan Kota Batu, lalu 12.862 kendaraan masuk menuju ke arah Surabaya.
Baca juga: Bandara Abdulrachman Saleh Mulai Dipadati Penumpang Arus Mudik, Tiga Hari Tembus 4900 Orang Lebih
Di gerbang Tol Lawang tercatat sebanyak 2.599 kendaraan keluar menuju ke Malang dan Kota Batu serta 3.097 kendaraan masuk menuju ke arah Surabaya.
Lalu di Gerbang Tol Pakis sebanyak 3.081 kendaraan menuju ke Malang dan Batu. Sementara 2.941 kendaraan menuju ke arah Surabaya.
"Mulai terjadi peningkatan volume kendaraan menjelang mudi lebaran khususnya di gerbang tol utama di Kabupaten Malang," imbuhnya.
Bambang menyampaikan pihaknya telah menyiagakan sejumlah personel di titik startegis untuk melakukan pengaturan lalu lintas.
Termasuk memantau sejumlah lokasi seperti jalur wisata maupun jalur alternatif mudik.
"Kami memprediksi puncak arus mudik akan terjadi dalam beberapa hari ke depan, maka kami akan meningkatakan pengamanan dan pengaturan lalu lintas," tegasnya.
Baca juga: Jukir di Kota Batu Jangan Ngawur Menentukan Tarif Parkir, Jika Bandel Harus Siap Menerima Sanksi
| Penarikan Tarif Masuk Bendungan Lahor Malang Kembali Beroperasi Sementara Mulai Senin 11 Mei 2026 |
|
|---|
| Proyek Bibit Tebu Rp23 Miliar di Malang Carut-Marut, Uang HOK Petani Diduga Disunat dan Bibit Busuk |
|
|---|
| Proyek Alun-alun Kepanjen Butuh Dana Rp 150 Miliar, Pemkab Malang Kolaborasi dengan Bank Jatim |
|
|---|
| Pencairan Dana Kompensasi Rp 1,5 Miliar dari Pemkot Malang untuk Warga Wagir Malang Masih Buram |
|
|---|
| DLH Kota Malang Tunggu Perwali Cairkan Kompensasi TPA Supit Urang, Warga Ancam Temui Wali Kota |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/suryamalang/foto/bank/originals/arus-mudik-Lebaran-di-Jalan-Tol-Singosari-Desa-Baturetno-Kecamatan-Singosari-Kabupaten-Malang.jpg)