Kota Malang
Mudik Aman dan Nyaman, Dosen UMM Bagi Tips Tentang Pemeriksaan Kendaraan Agar Aman Dikendarai
Mudik Aman dan Nyaman, Dosen UMM Bagi Tips Tentang Pemeriksaan Kendaraan Agar Aman Dikendarai
Penulis: Mochammad Rifky Edgar Hidayatullah | Editor: Eko Darmoko
Ringkasan Berita:
- Saat mudik Lebaran 2026, pemudik diimbau untuk selalu memastikan kondisi kendaraannya benar-benar prima
- Dosen Teknik Mesin Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), Ir Iis Siti Aisyah ST MT PhD, menegaskan bahwa banyak kecelakaan saat perjalanan jauh dipicu oleh kelalaian dalam mengecek kondisi kendaraan sebelum berangkat
- Rem yang tidak optimal berpotensi menyebabkan kecelakaan fatal, terutama saat melintasi jalur padat maupun turunan panjang
SURYAMALANG.COM, KOTA MALANG - Memasuki momen mudik Lebaran 2026, pemudik diimbau tidak hanya fokus pada rute perjalanan, tetapi juga memastikan kondisi kendaraan benar-benar prima.
Pemeriksaan menyeluruh dinilai menjadi kunci utama untuk menekan risiko kecelakaan di jalan.
Dosen Teknik Mesin Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), Ir Iis Siti Aisyah ST MT PhD, menegaskan bahwa banyak kecelakaan saat perjalanan jauh dipicu oleh kelalaian dalam mengecek kondisi kendaraan sebelum berangkat.
Menurutnya, sistem rem menjadi komponen paling krusial yang wajib diperiksa.
Rem yang tidak optimal berpotensi menyebabkan kecelakaan fatal, terutama saat melintasi jalur padat maupun turunan panjang.
"Keamanan perjalanan harus menjadi prioritas utama. Untuk mencegah rem blong, lakukan perawatan rutin sistem rem."
"Periksa cairan rem dan pastikan kampas rem masih dalam kondisi baik," ujarnya kepada SURYAMALANG.COM, Rabu (18/3/2026).
Baca juga: Hadiah Lebaran 2026, Gubernur Khofifah Gratiskan Bus Trans Jatim Selama Dua Hari Penuh
Tak hanya kondisi, cara penggunaan rem juga berpengaruh terhadap keselamatan.
Ia mengingatkan pengemudi agar tidak melakukan pengereman mendadak atau terlalu sering dalam jarak pendek karena dapat memicu panas berlebih pada rem.
Selain itu, beban kendaraan juga perlu diperhatikan.
Muatan berlebih dinilai dapat mengurangi efektivitas pengereman dan meningkatkan risiko kecelakaan.
Di sisi lain, kondisi ban tak kalah penting.
Ban yang sudah aus atau tekanan anginnya tidak sesuai berisiko pecah di tengah perjalanan.
"Pastikan alur ban masih dalam kondisi baik dan tekanan udara sesuai standar," jelasnya.
Pemeriksaan juga harus menyasar sektor mesin, termasuk oli dan cairan radiator.
| Selamat Atas Pernikahan Erricson Bernedy dan Regilda Salvinia |
|
|---|
| Pengurus Baru Fatayat NU Kota Malang Resmi Dilantik, DPRD Ajak Kolaborasi Bangun Karakter Pemuda |
|
|---|
| Parkir Masuk 4 Sektor Paling Banyak Diadukan Warga ke Ombudsman, Pemkot Malang Siap Respons Cepat |
|
|---|
| Pertama di Kota Malang, Muhammadiyah Sembelih Hewan Dam Jemaah Haji Tamattu' di Tanah Air |
|
|---|
| Bulog Ungkap Alasan Beras SPHP Tak Dijual di Pasar Klojen, Pangsa Pasar Didominasi Konsumen Premium |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/suryamalang/foto/bank/originals/Kendaraan-keluar-masuk-dari-Exit-Tol-Singosari-Malang-Jawa-Timur-Rabu-1832026.jpg)