Rabu, 15 April 2026

Peta Politik PKB Malang Memanas, Gus Kholik Hadapi Tantangan Serius dari Internal Partai

Peta politik PKB Kabupaten Malang memanas jelang Musyawarah Cabang (Muscab) pada Minggu (29/3/2026). Posisi Gus Kholik terancam.

Penulis: Imam Taufiq | Editor: Frida Anjani
SURYAMALANG.COM
MUSCAB PKB - Gus Kholik, incumbent ketua DPC PKB yang masih dijagokan untuk memimpin PKB ke depan 

Yakni, sama-sama lihai mengambil hatinya para kiai. 

Cuma, Kuncoro dikenal lebih humble, dengan gaya politiknya bertahan. Maklum, ia jadi kepala desa sekitar 20 tahun. 

Sementara, Gus Kholik dan Gus Tado, gaya politiknya tak bisa 'diserang'. Jika ada manuver dari lawan politiknya, mereka pasti jauh lebih reaktif karena punya 'amunisi' untuk menundukkan lawan.

Itu karena Gus Tado,  berangkat dari Banser, hingga jadi Komandan Banser Kabupaten Malang.

Sedang, Gus Kholik, berangkat dari pengusaha, yang kini punya puluhan hektare kebun tebu, pengusaha ternak ayam sekitar 100 ribu ekor, pengusaha gula dan tetes.

"Meski keduanya sudah tertempah, namun sepertinya belum bisa lah mengalahkan sosok Gus Kholik. Gus Kholik sepertinya sudah punya segalanya buat mempertahankan kursinya," ungkap M Zuhdy Ahmadi atau Gus Didik, Gubernur LIRA Jatim.

Respon Gus Kholik

Menanggapi hal itu, Gus Kholik cukup santai karena bukan lagi bicara janji.

Namun, ia merasa sudah membuktikan kinerjanya selama 5 tahun jadi ketua DPC PKB.

Di antaranya, ia bisa mempertahankan PKB jadi partai besar, dengan 11 kursi di gedung dewan atau nomer dua setelah PDIP. 

Lalu dipenghujung jabatannya, Gus Kholik membangun kantor DPC dan masjid di dalamnnya, dengan menelan dana Rp 2 miliar.

"Semua orang tahu lah, biar DPP menilainya sendiri. Kalau buat partai, kami akan allout," pungkasnya.

Ikuti saluran SURYAMALANG di >>>>> News.google.com

Sumber: SuryaMalang
Halaman 2/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved