Kamis, 7 Mei 2026

Kota Malang

Ratusan Driver Ojol di Kota Malang Rela Antre Demi dapat Voucher BBM Gratis dan Paket Sembako

Ratusan Driver Ojol di Kota Malang Rela Antre Demi dapat Voucher BBM Gratis dan Paket Sembako

Tayang:
SURYAMALANG.COM/Mochammad Rifky Edgar Hidayatullah
BBM GRATIS - Ratusan pengemudi ojek online saat mendatangi SPBU Ciliwung Kota Malang untuk mendapatkan voucher BBM gratis dan paket sembako dari pemerintah, Rabu (22/4/2026). 

Ringkasan Berita:
  • Para driver Ojol antre demi mendapatkan voucher Bahan Bakar Minyak (BBM) gratis dan paket sembako di SPBU Ciliwung, Kota Malang, Rabu (22/4/2026)
  • Voucher BBM gratis dan paket sembako ini dibagikan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Timur dan mendapatkan antusias yang luar biasa dari para pengemudi ojol
  • Program ini menjadi angin segar di tengah kondisi pendapatan pengemudi yang disebut tengah menurun akibat berbagai faktor

SURYAMALANG.COM, KOTA MALANG - Ratusan pengemudi ojek online (ojol) rela menunggu dan mengantre demi mendapatkan voucher Bahan Bakar Minyak (BBM) gratis dan paket sembako di SPBU Ciliwung, Kota Malang, Rabu (22/4/2026).

Voucher BBM gratis dan paket sembako ini dibagikan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Timur dan mendapatkan antusias yang luar biasa dari para pengemudi ojol.

Program ini menjadi angin segar di tengah kondisi pendapatan pengemudi yang disebut tengah menurun akibat berbagai faktor.

Salah satu pengemudi ojol, Abdul Kholiq, mengaku bantuan tersebut cukup meringankan beban operasional hariannya.

Ia diminta datang bersama komunitasnya dari GBS Malang Raya yang mendapatkan jatah untuk 11 anggota.

"Alhamdulillah, cukup terbantu ya Mas. Kondisi di lapangan sekarang pendapatan driver menurun."

"Jadi dengan adanya bantuan seperti ini, teman-teman merasa sangat terbantu," katanya kepada SURYAMALANG.COM.

Dalam program tersebut, setiap driver menerima voucher BBM setara tiga liter Pertamax ron 92 serta paket sembako.

Total ada 160 pengemudi ojek online yang mendapatkam bantuan tersebut.

Menurut Kholiq, bantuan tersebut cukup berarti di tengah situasi ekonomi saat ini.

Baca juga: Divo Band Rilis Album Perdana, Targetkan Malang Kembali Jadi Barometer Musik Rock

"Untuk tiga liter itu bisa dipakai dua hari operasional. Jadi ini sangat memberi semangat bagi kami," ungkapnya.

Ia juga menyinggung dampak kenaikan harga BBM non subsidi.

Meskipun tidak terlalu berdampak bagi pengemudi ojek online, namun ia berharap nantinya tidak ada kenaikan harga BBM bersubsidi seperti Pertalite.

Apabila terjadi kenaikan akan dapat memengaruhi biaya operasional harian para pengemudi.

"Biasanya saya pakai Pertalite. Ya semoga saja nanti harganya gak ikut naik. Kalau naik, kita yang kalah," ungkapnya.

Sumber: SuryaMalang
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved