Rabu, 6 Mei 2026

Kota Batu

Miras Oplosan yang Tewaskan 2 Orang di Kota Batu Dikirim ke Labfor, 1 Orang Dirawat Intensif

Pesta di pasar, dua warga Batu kehilangan nyawa setelah menenggak minuman keras oplosan, sementara satu lainnya masih berjuang di ruang ICU.

Tayang:
Penulis: Dya Ayu | Editor: Sarah Elnyora Rumaropen
SURYAMALANG.COM/POLRES BATU
TRAGEDI MIRAS OPLOSAN - Polisi saat menggelar olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) miras oplosan yang tewaskan dua orang dan satu orang masih dirawat intensif di Rumah Sakit Punten Kota Batu pada Selasa (5/5/2026). Pihak kepolisian telah mengamankan beberapa barang bukti, termasuk miras oplosan yang diduga kuat menjadi penyebab meninggalnya dua orang warga. 

Ringkasan Berita:
  • Polres Batu telah melakukan olah TKP dan menyita barang bukti miras oplosan terkait kasus kematian dua warga Kota Batu.
  • Korban meninggal adalah N (warga Desa Beji) yang tewas di RS Baptis, dan A (warga Desa Oro-Oro Ombo) yang tewas di rumahnya.
  • Satu orang berinisial D saat ini masih menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Punten.

SURYAMALANG.COM, BATU - Polisi dari Polres Batu telah menggelar olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) pasca-meninggalnya dua orang di Kota Batu, diduga usai minum minuman keras (miras) oplosan pada Selasa (5/5/2026) kemarin.

Pihak kepolisian telah mengamankan beberapa barang bukti, termasuk miras oplosan yang diduga kuat menjadi penyebab meninggalnya dua orang warga.

Korban meninggal tersebut berinisial N, warga Desa Beji, Kecamatan Junrejo, serta A yang berasal dari Desa Oro-Oro Ombo, Kecamatan Batu.

Baca juga: Tragedi Miras Oplosan di Kota Batu, 2 Orang Meninggal Dunia dan 1 Orang dalam Perawatan

Selain korban jiwa, insiden ini juga menyebabkan satu orang berinisial D harus mendapatkan perawatan medis.

Hingga saat ini, korban D masih menjalani perawatan di Rumah Sakit Punten.

Seluruh barang bukti yang ditemukan kini telah disita oleh kepolisian untuk proses penyelidikan lebih lanjut.

Uji Forensik Pastikan Kandungan Kimia

Kasat Reskrim Polres Batu, AKP Joko Suprianto, mengatakan barang bukti berupa miras oplosan saat ini telah dibawa ke Laboratorium Forensik Polda Jawa Timur. 

Tujuannya, untuk memastikan jenis miras yang dikonsumsi, kandungan bahan kimia yang ada di dalam minuman dan mengetahui penyebab pasti para korban tewas.

“Untuk jenis miras yang dikonsumsi masih kami ajukan ke Bidang Laboratorium Forensik Polda Jatim,” kata AKP Joko Suprianto kepada SURYAMALANG.COM, Rabu (6/5/2026).

Baca juga: Berniat Menegur Pemabuk yang Pesta Miras di Surabaya, Anggota Polsek Mulyorejo Malah Dikeroyok

Sedangkan kondisi satu korban berinisial D, warga Desa Beji, kini masih dirawat intensif di Rumah Sakit Punten.

“Benar, satu orang masih dirawat secara instensif oleh dokter,” jelasnya.

Kondisi Korban dan Kronologi Pesta Maut

Sebelumnya, dua orang tewas dan satu orang kritis usai pesta miras pada Selasa.

Informasi yang dihimpun, ketiga orang tersebut, awalnya mengonsumsi miras oplosan di daerah Pasar Induk Among Tani Batu, karena salah seorang korban merupakan pedagang tempe di pasar.

Baca juga: Dua Anggota Satpol PP Banyuwangi Dikeroyok Gerombolan Remaja Gegara Menegur Pesta Miras

Kemudian, setelah itu aksi minum-minum dilanjutkan di rumah salah satu korban, hingga ketiganya ‘teler’ dan salah satu korban meninggal di tempat, serta dua lainnya tidak sadarkan diri, lalu dilarikan ke rumah sakit.

Korban berinisial N tewas di Rumah Sakit (RS) Baptis, sedangkan korban berinisial A tewas di rumahnya.

Dua korban yang meninggal dunia telah dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) setempat, Selasa.

Ikuti saluran SURYA MALANG di >>>>> News.google.com

Sumber: SuryaMalang
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved