Rabu, 3 Juni 2026

Kota Malang

Pemkot Malang Catat 3502 Hewan Kurban Dijual Jelang Iduladha 2026

Pemkot Malang mencatat sebanyak 3.502 hewan kurban dijual di Kota Malang oleh pedagang menjelang Iduadha 2026

Tayang:
Penulis: Benni Indo | Editor: Eko Darmoko
SURYAMALANG.COM/Purwanto
HEWAN KURBAN - Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, memeriksa kondisi hewan kurban yang dijual oleh pedagang. Pemkot Malang mencatat ada 3502 hewan kurban yang dijual pada tahun ini. 
Ringkasan Berita:

SURYAMALANG.COM, KOTA MALANG - Jelang Iduladha 2026, Pemkot Malang mencatat sebanyak 3.502 hewan kurban dijual di Kota Malang oleh pedagang.

Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, memastikan stok hewan kurban menjelang Hari Raya Iduladha tahun ini dalam kondisi aman dan mencukupi kebutuhan masyarakat. 

Namun, tren pembelian hewan kurban tahun ini disebut mengalami pergeseran, di mana masyarakat lebih banyak memilih sapi dibanding kambing.

Wahyu Hidayat menyebut ketersediaan hewan kurban di Kota Malang sejauh ini masih mencukupi, baik untuk sapi maupun kambing.

“Kalau dari stok memang tersedia,” kata Wahyu Hidayat.

Menurut Wahyu, tingkat pembelian sapi saat ini lebih tinggi dibanding kambing.

Kondisi tersebut membuat penjualan kambing cenderung mengalami penurunan dibanding tahun-tahun sebelumnya.

“Hanya memang sekarang tingkat pembeliannya lebih banyak sapi dibandingkan kambing,” ujarnya.

Ia menyebut tren tersebut terlihat dari meningkatnya permintaan masyarakat terhadap hewan kurban sapi di sejumlah lapak penjualan hewan kurban di Kota Malang.

“Jadi memang kambing agak menurun dan banyak pembeli yang mencari untuk kurban sapi,” katanya kepada SURYAMALANG.COM.

Baca juga: Tak Harus Gulai dan Sate, Ini Rekomendasi Olahan Daging Kurban yang Lebih Sehat, Tapi Tetap Nikmat

Wahyu menjelaskan sebagian besar pasokan sapi kurban di Kota Malang berasal dari wilayah Madura, khususnya Kabupaten Pamekasan.

Menurutnya, daerah tersebut selama ini menjadi salah satu sentra pemasok sapi kurban untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Kota Malang menjelang Iduladha.

“Kalau sapi banyak dari Madura, Pamekasan,” ujarnya.

Sementara untuk pasokan kambing kurban, Kota Malang lebih banyak mendapat suplai dari wilayah Kabupaten Malang. Jenis kambing yang banyak dijual di Kota Malang merupakan kambing jenis Peranakan Etawa (PE).

Kambing jenis PE sendiri dikenal memiliki ukuran tubuh lebih besar dibanding kambing lokal biasa dan cukup diminati masyarakat untuk kebutuhan kurban.

Pemkot Malang juga terus melakukan pemantauan terhadap kondisi kesehatan hewan kurban yang masuk ke Kota Malang.

Pemkot Malang juga menerima bantuan hewan kurban dari berbagai perusahaan, komunitas, hingga masyarakat menjelang Hari Raya Iduladha 2026.

Hewan-hewan kurban tersebut nantinya akan disalurkan ke sejumlah masjid di Kota Malang yang telah mengajukan permohonan bantuan kepada Pemkot Malang.

Wahyu mengatakan seluruh hewan kurban yang diterima telah melalui pemeriksaan kesehatan oleh tim dokter hewan sebelum didistribusikan kepada masyarakat. 

Hewan kurban yang diterima Pemkot Malang nantinya akan diprioritaskan untuk masjid-masjid yang telah mengirimkan surat permohonan bantuan kurban.

Baca juga: Dosen UB Malang Berbagi Tips Cara Mengolah dan Menyimpan Daging Kurban Agar Empuk

“Nanti kita list, yang jelas masjid yang sudah meminta bantuan kepada Pemkot Malang akan kita distribusikan kepada mereka yang berhak menerima,” ujarnya. 

Tahun ini, Pemerintah Kota Malang menyiapkan lima ekor sapi dari APBD untuk kebutuhan kurban masyarakat. Selain itu, Kota Malang juga mendapatkan satu ekor sapi bantuan Presiden RI. 

Wahyu mengatakan sapi bantuan presiden tersebut merupakan sapi jenis Brangus dengan bobot sekitar satu ton dan berwarna hitam legam. Sapi itu berasal dari wilayah Kedungkandang, Kota Malang

“Nanti hari Kamis akan kita serahkan ke Masjid Sabilillah. Pemotongannya dilakukan di RPH dan secara formal akan kita serahkan ke Takmir Masjid Sabilillah,” ujarnya. 

Terkait distribusi hewan kurban, Pemkot Malang memastikan penyaluran tidak akan menumpuk di satu lokasi tertentu.

Pemerintah akan mengatur distribusi agar bantuan kurban tersebar ke sejumlah wilayah dan masyarakat yang membutuhkan.

Persada Hospital Malang salah satu yang menyumbangkan hewan kurban ke Pemkot Malang. Tahun ini, rumah sakit tersebut menyerahkan satu ekor sapi kurban kepada Pemerintah Kota Malang sebagai bentuk partisipasi sosial dan kepedulian terhadap masyarakat.

Direktur Utama Persada Hospital, Kristiawan Basuki Rahmat mengatakan penyaluran hewan kurban tersebut merupakan bagian dari tradisi tahunan rumah sakit dalam kegiatan sosial keagamaan di Kota Malang.

“Karena bersedekah itu bagian dari masyarakat Kota Malang. Seperti tahun-tahun sebelumnya, kami juga ikut berpartisipasi menyumbangkan hewan kurban melalui Bapak Wali Kota,” kata Basuki Rahmat.

Ia menjelaskan hewan kurban yang disalurkan kepada Pemerintah Kota Malang berupa satu ekor sapi dengan bobot sekitar 580 kilogram. Selain menyerahkan sapi kepada Pemkot Malang, Persada Hospital juga menyalurkan empat ekor kambing kurban ke lingkungan sekitar rumah sakit.

Penyaluran kambing dilakukan ke sejumlah masjid di sekitar kawasan Persada Hospital hingga wilayah Kecamatan Blimbing.

“Di lingkungan rumah sakit juga kami membagikan empat kambing, termasuk di masjid-masjid sekitar Persada Hospital dan Kecamatan Blimbing,” ujar perwakilan rumah sakit.

Menurut Basuki Rahmat, kegiatan kurban tersebut bukan sekadar kegiatan seremonial tahunan, tetapi menjadi bagian dari komitmen sosial rumah sakit kepada masyarakat sekitar. Ia menegaskan peran rumah sakit tidak hanya sebatas pelayanan kesehatan, tetapi juga hadir dalam kegiatan sosial dan keagamaan masyarakat.

“Rumah sakit tidak hanya melayani kesehatan, tetapi juga ikut berpartisipasi dalam acara-acara sosial keagamaan masyarakat,” katanya.

Di tengah kondisi ekonomi masyarakat yang dinilai cukup berat saat ini, pihak rumah sakit berharap bantuan hewan kurban dapat membantu masyarakat sekaligus memperkuat nilai kepedulian sosial. Basuki Rahmat menyebut kegiatan penyaluran hewan kurban telah rutin dilakukan Persada Hospital setiap tahun.

Baca juga: Rupiah Melemah dan Harga Kedelai Impor Ugal-ugalan, Perajin Tempe di Kota Batu Pusing Biaya Produksi

Sumber: SuryaMalang
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved