Kamis, 28 Mei 2026

Kabupaten Malang

Fraksi Gerindra Kian Berani Tolak Pembangunan Alun-alun Kepanjen, Terbuka Perseteruan dengan PDIP

Fraksi Gerindra Kian Berani Tolak Pembangunan Alun-alun Kepanjen, Terbuka Perseteruan dengan PDIP

Tayang:
Penulis: Imam Taufiq | Editor: Eko Darmoko
SURYAMALANG.COM/Luluul Isnainiyah
LAHAN - Suasana bakal lokasi pembangunan Alun-alun Kepanjen di kawasan Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Kamis (7/5/2026). 

Ringkasan Berita:

SURYAMALANG.COM, KABUPATEN MALANG - Rencana pembangunan Alun-alun Kepanjen, Kabupaten Malang, yang akan direalisasikan tahun 2027 nanti, sepertinya kian memperuncing keretakan hubungan baik antara Fraksi PDI Perjuangan dengan Partai Gerindra.

Sebab, dua partai besar itu saat ini sedang beda pendapat terbuka terkait pro-kontra pembangunan alun-alun seluas 3 hektare (Ha), dengan diprediksi akan menelan anggaran Rp 300 miliar.

Bahkan, antarfraksi di gedung dewan pun sepertinya juga sudah terbelah dan berkubu.

Seperti PKB, NasDem, Fraksi Gabungan, dengan dimotori Fraksi PDIP, kompak mendukung pembangunan alun-alun itu.

Alasannya, karena itu sudah masuk Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD), yang diajukan tahun 2025 lalu.

"Pembangunan alun-alun itu, justru yang mengusulkan anggota dewan tahun 2025 lalu."

"Pak Bupati cuma merespons usulan anggota dewan."

"Namun, karena terkendala anggaran sehingga batal dan harus direalisasikan tahun 2027 nanti," tegas Abdulloh Satar, Ketua Fraksi PKB, Selasa (26/5/2026), menanggapi pro-kontra antara PDIP dengan Gerindra.

Baca juga: Fraksi Gerindra Persoalkan Urgensi Alun-Alun Kepanjen Malang Rp300 M, Fraksi PKB Pilih Menunggu

Makanya, jika Fraksi Gerindra tak seirama untuk mendukung pembangunan alun-alun itu, ya aneh karena saat diusulkan dulu itu, perwakilan dari Fraksi Gerindra, yang ada di Komisi IV, juga ikut mendukungnya.

"Kalau petanya jadi begini, ya kan aneh. Namun, itu nggak bisa ditunda karena sudah lama cuma diwacanakan saja pembangunan alun-alun itu," ungkapnya.

Namun demikian, itu sepertinya sudah tak berlaku lagi buat Fraksi Gerindra karena sikap politiknya kian berani.

Bukan cuma tak setuju dengan pemindahan alun-alun itu, namun saat ini dengan terang-terangan menolak pembangunan alun-alun itu, di tengah efisiensi anggaran.

"Kami menolaknya karena tak ada kajian yang detail."

"Nggak usah membikin alun-alun, jika itu berada di belakang Stadion Kanjuruhan."

"Itu cukup halaman luar stadion itu dipercantik, agar terlihat seperti fungsi alun-alun."

Sumber: SuryaMalang
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved