Selasa, 16 Juni 2026

Kabupaten Malang

Dukung MBG, Dinas Perikanan Kabupaten Malang Usulkan 60 Desa Terima Bantuan Budidaya Ikan Lele

Sasar kuota hingga 100 lokasi, Dinas Perikanan Kabupaten Malang genjot budidaya lele sistem kolam beton senilai Rp1 miliar per desa demi pasok MBG.

Tayang:
SURYAMALANG.COM/ISTIMEWA
BUDIDAYA IKAN LELE - Kolam Budidaya ikan lele di Desa/Kecamatan Pakisaji, Kabupaten Malang. Pada Senin (15/6/2026), Dinas Perikanan Kabupaten Malang mengusulkan 60 desa untuk menerima bantuan hibah budidaya ikan air tawar dari pemerintah pusat. Selain itu juga cocok untuk dikonsumsi pada program Makan Bergizi Gratis (MBG). 

Ringkasan Berita:
  • Dinas Perikanan Kabupaten Malang mengusulkan 60 desa untuk menerima bantuan hibah program Budidaya Tematik dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) guna mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG).
  • Sebanyak 17 desa telah dinyatakan lolos verifikasi.
  • Hasil panen dari program yang dikelola oleh koperasi bersama BUMDes ini nantinya akan diprioritaskan untuk menyuplai kebutuhan pangan di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) serta pasar lokal.

SURYAMALANG.COM, MALANG - Dinas Perikanan Kabupaten Malang bergerak cepat mendukung program prioritas nasional Makan Bergizi Gratis (MBG).

Sebagai langkah konkret, instansi ini mengusulkan sebanyak 60 desa di wilayahnya untuk menerima bantuan hibah budidaya ikan air tawar dari pemerintah pusat.

Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Malang, Victor Sembiring, mengungkapkan pada hari ini, Senin (15/6/2026), Direktorat Jenderal Perikanan Budidaya dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) telah menggelar sosialisasi program prioritas Budidaya Tematik secara virtual.

"Pak Dirjen menyampaikan bahwa di tahun pertama 2026 ini akan dialokasikan 4.000 lokasi budidaya ikan air tawar di seluruh Indonesia," ujar Victor ketika dikonfirmasi.

17 Desa Lolos Verifikasi KKP

Melalui program berskala nasional ini, Victor berharap Kabupaten Malang bisa mengamankan kuota yang cukup besar, yakni sebanyak 100 lokasi.

Terkait kriteria penentuan wilayah, desa yang layak untuk menerima bantuan hibah ini, diutamakan merupakan desa yang lokasinya sudah memiliki embrio, atau menunjukkan perkembangan budidaya ikan air tawar, seperti komoditas lele atau nila.

Sejauh ini, proses pengajuan terus berjalan secara bertahap.

Baca juga: 32 Dapur MBG Kabupaten Malang Disuspend, Zulham Minta Usut Dugaan Keterlibatan Pejabat dan Politisi

Dari total 60 desa yang masuk ke dalam daftar usulan, sebanyak 47 proposal di antaranya sudah resmi diserahkan ke pihak kementerian. 

Hingga saat ini, tercatat sudah ada 17 desa yang dinyatakan lolos proses verifikasi dan dinilai layak untuk menerima kucuran bantuan tersebut.

"Tinggal menunggu penetapan dari pusat untuk mulai dibangun tahun ini. Di antaranya Desa Sananrejo, Kecamatan Turen, dan beberapa desa di Kecamatan Lawang," jelas Victor. 

Adopsi Sistem Kolam Beton Rp1 Miliar

Mengenai mekanisme pengelolaan di lapangan, penerima awal dari program ini adalah Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih (KDKMP).

Namun untuk jangka panjang, pengelolaan ke depannya akan dikolaborasikan dengan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) yang bekerja sama langsung dengan kelompok budidaya perikanan setempat.

Paket bantuan hibah yang akan diterima oleh setiap desa meliputi sarana dan prasarana budidaya ikan yang lengkap, mulai dari pembangunan kolam beton, pengadaan benih ikan, hingga pasokan pakan ikan untuk satu kali siklus produksi. Program ini ditargetkan mampu menghasilkan produktivitas yang tinggi, yakni mencapai 10 ton per siklus.

Baca juga: Dana dari BGN Pusat Belum Cair, 45 Dapur MBG di Jombang Terpaksa Berhenti Beroperasi

"Jika dulu menggunakan kolam bunda atau bioflok biayanya sekitar Rp 500 juta, maka dengan sistem kolam beton ini anggarannya diperkirakan mencapai Rp 1 miliar per lokasi karena biaya konstruksi cukup mahal," beber Victor.

Untuk jenis komoditasnya sendiri, program ini sengaja difokuskan pada budidaya ikan lele karena didasari oleh beberapa pertimbangan efisiensi yang matang.

Sumber: SuryaMalang
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup G - Matchday 1
Selasa, 16 Juni 2026 | 02:00 WIB
Belgium
Belgia
Live
Egypt
Mesir
Grup H - Matchday 1
Selasa, 16 Juni 2026 | 05:00 WIB
Saudi Arabia
Arab Saudi
VS
Uruguay
Uruguay
Grup G - Matchday 1
Selasa, 16 Juni 2026 | 08:00 WIB
Iran
Iran
VS
New Zealand
Selandia Baru
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
Memuat video…
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved