Wisata Edukasi Malang Raya
5 Ide Wisata Edukasi di Malang-Batu untuk Libur Sekolah: Budidaya Jamur hingga Main dengan Satwa
Tak perlu bingung isi libur sekolah, ini 5 rekomendasi wisata edukasi di Malang-Batu mulai dari budidaya jamur hingga asyiknya interaksi satwa.
Penulis: Dya Ayu | Editor: Sarah Elnyora Rumaropen
Terletak di Jalan Galunggung, Kecamatan Klojen, Kota Malang, Piataland menjadi ruang terbuka hijau di tengah kota yang menawarkan suasana aman bagi anak untuk bereksplorasi secara bebas.
Tempat ini menghadirkan interaksi langsung dengan hewan, di mana kelinci, burung, dan kambing menjadi penghuni utamanya.
Anak-anak dapat memberi makan, menyentuh, hingga mengamati perilaku hewan-hewan tersebut secara dekat sembari menikmati fasilitas wahana bermain seperti perosotan dan panjat kayu.
3. Eduwisata Kampung Gerabah (Kabupaten Malang)
Terletak di Dusun Krajan, Desa Pagelaran, Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Malang (jalur poros Gondanglegi menuju Balekambang), Kampung Getaan atau biasa disebut dengan Kampung Gerabah masih memiliki sekitar 150 perajin yang eksis selama puluhan tahun.
Saat memasuki kampung, wisatawan langsung disuguhkan gunungan tanah liat dan jemuran gerabah seperti kendi, cobek, dan pot bunga di sepanjang pinggir jalan desa.
Wisatawan terutama siswa dan mahasiswa bisa belajar langsung proses pembuatan gerabah dari pembentukan tanah liat di atas alat pemutar (perbot), penjemuran, hingga pembakaran di tungku besar selama maksimal tiga jam.
4. Kampung Wisata Keramik (Kota Malang)
Kawasan legendaris yang berada di Jalan MT Haryono, Kelurahan Dinoyo, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang ini merupakan sentra kerajinan keramik yang sudah eksis sejak puluhan tahun lalu.
Kampung Wisata Keramik Dinoyo menjadi rujukan favorit anak sekolah hingga mahasiswa untuk belajar memproduksi keramik langsung di rumah produksi para perajin lokal.
Produk yang ditawarkan sangat bervariasi mulai dari harga Rp2 ribu hingga Rp5 juta untuk item premium, dengan produk paling laris berupa suvenir, gelas (mug), piring hias, serta vas bunga unik.
5. Milkindo (Kabupaten Malang)
Destinasi edukasi tematik Milkindo Green Farm berada di Jalan Kolonel Kusno No. 77, Dusun Ngempit, Desa Tegalsari, Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang, Jawa Timur, tepatnya di sebelah selatan Stadion Kanjuruhan.
Tempat ini melengkapi ragam opsi liburan keluarga modern yang ingin menggabungkan unsur rekreasi dan pembelajaran sektor peternakan secara interaktif di Malang Raya.
Milkindo Green Farm terbuka bagi wisatawan umum dengan beragam fasilitas yang tersedia, seperti area taman dan gazebo untuk berkumpul, spot selfie yang tersebar di berbagai tempat, pujasera, serta berbagai macam wahana permainan.
Baca juga: Keluhan Warga Muncul, Forum TJSL Kota Batu Ingatkan Perusahaan Wisata Jalankan Tanggung Jawab Sosial
Tak kalah menarik, tempat ini pastinya juga menghadirkan aneka satwa edukatif seperti sapi, domba merino, kelinci, kuda, unggas, serta ikan.
Tempat wisata ini buka setiap hari dari pukul 08:00 - 17:00 WIB.
Harga tiket masuknya pun sangat terjangkau, yaitu Rp10.000 per orang untuk weekdays dan Rp15.000 per orang untuk weekend atau public holiday.
Pandangan Pakar Terhadap Tren Wisata Edukasi
wisata edukasi di Malang-Batu
wisata edukasi di Malang-Batu untuk libur sekolah
wisata edukasi di Malang
wisata edukasi di Batu
wisata edukasi
Mikutopia
Piataland
Milkindo
SURYAMALANG.COM
| Wisata Edukasi di Kampung Gerabah Pagelaran Kabupaten Malang, Tetap Eksis di Tengah Modernitas |
|
|---|
| Menikmati Libur di Piataland Kota Malang, Destinasi Wisata Edukasi Bikin Betah Anak-anak |
|
|---|
| Wisata Edukasi Jadi Tren Baru Liburan Keluarga di Malang Raya, Rekreasi Sekaligus Belajar |
|
|---|
| Edukasi Jamur di Mikutopia Kota Batu Cocok untuk Wisata saat Libur Sekolah, Simak Harga Tiketnya |
|
|---|
| Kampung Keramik Dinoyo Kota Malang Cocok Jadi Destinasi Wisata untuk Mengisi Waktu Libur Sekolah |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/suryamalang/foto/bank/originals/5-Ide-Wisata-Edukasi-di-Malang-Batu-untuk-Libur-Sekolah-Budidaya-Jamur-hingga-Main-dengan-Satwa.jpg)