Tutorial Beli Emas Saat Harganya Terus Meroket Menurut Pakar, Diprediksi Tembus Rp 4,2 Juta per Gram
Reli kenaikan harga emas semakin memperkuat posisi logam mulia sebagai instrumen investasi unggulan. Simak saran investasi emas menurut pakar.
Penulis: Frida Anjani | Editor: Frida Anjani
Ringkasan Berita:
- Harga emas dunia diproyeksikan terus meroket hingga menembus Rp 4,2 juta per gram pada 2026. Prediksi ini disampaikan pengamat ekonomi dan komoditas Ibrahim Assuaibi setelah merevisi outlook terbaru.
- Lonjakan harga emas disebut sebagai dampak kombinasi geopolitik global, pelemahan dolar, dan tingginya permintaan investor.
SURYAMALANG.COM - Di tengah ketidakpastian ekonomi global, emas kembali menjadi primadona investasi.
Pakar komoditas Ibrahim Assuaibi memprediksi harga emas Antam bisa menembus rekor Rp 4,2 juta per gram tahun ini.
Fenomena ini mendorong masyarakat untuk mempertimbangkan strategi beli, jual, atau menahan emas sesuai target investasi masing-masing.
Ibrahim mengungkapkan, prediksi tersebut setelah mencermati perkembangan pasar terbaru terkait harga emas hingga Kamis (29/1/2026) pukul 11.00 WIB.
“Jam 11.00 tadi saya baru merevisi prediksi harga emas dunia dan logam mulia. Tanggal 24 Desember lalu saya sempat melakukan breaking news outlook harga emas dunia di level US$ 5.500 per troy ons, dan untuk logam mulia di Rp 3,5 juta per gram. Nah, tadi jam 11.00 saya sudah melakukan revisi,” ujar Ibrahim dalam kanal YouTube Official Inews, Kamis (29/1/2026).
Dalam revisi terbarunya, Ibrahim menilai tren kenaikan harga emas belum akan berhenti dalam waktu dekat.
Bahkan, ia memproyeksikan lonjakan kenaikan harga emas yang lebih agresif sepanjang 2026.
“Di tahun 2026 ini kemungkinan besar harga emas dunia akan menyentuh level US$ 6.500 per troy ons. Kemudian untuk logam mulia sendiri kemungkinan besar di Rp 4,2 juta per gram,” kata Ibrahim.
Mengutip situs resmi Logam Mulia PT Aneka Tambang Tbk (ANTM), pada Kamis (29/1/2026) hari ini, harga emas Antam pecahan 1 gram berada di level Rp 3.168.000, melonjak Rp 165.000 dibandingkan sehari sebelumnya.
Sementara itu, harga buyback emas Antam tercatat di Rp 2.989.000 per gram, naik Rp 135.000 dalam sehari.
Kenaikan tajam ini mencerminkan lonjakan permintaan emas fisik di dalam negeri.
Di pasar global, data Trading Economics menunjukkan harga emas spot telah menembus US$ 5.550 per troy ons, atau melonjak hampir 100 persen secara tahunan (year on year).
Kenaikan ini menempatkan emas sebagai salah satu aset dengan kinerja terbaik di tengah tekanan ekonomi global.
Baca juga: Harga Emas Antam Tembus Rp 3,1 Juta per Gram, Dipicu Ketegangan Politik Antara Amerika dan Iran
Baca juga: Harga Emas Tua Perhiasan Sentuh Rp 2,1 Juta, Toko Emas di Kota Malang Didatangi Warga
Momentum Jual atau Tahan?
Ibrahim menilai, kenaikan signifikan harga emas ini menjadi momen krusial bagi masyarakat yang telah lama menyimpan emas, baik dalam bentuk logam mulia maupun perhiasan.
| Penyebab Persebaya Takluk dari Madura United: Rapor Merah Bernardo Tavares dan Kunci Rakhmat Basuki |
|
|---|
| Cuaca Malang-Kota Batu Hari Ini Sabtu 18 April 2026: Dominasi Berawan, Lawang-Singosari Udara Kabur |
|
|---|
| Berita Arema FC Hari Ini Populer: Siasat Marcos Santos Bungkam Persis Solo, Misi Frigeri Cleansheet |
|
|---|
| Ayah, Anak dan Menantu di Malang Terlibat Curanmor, Jual Motor Curian ke Penadah Asal Pasuruan |
|
|---|
| Persebaya Surabaya Tumbang 1-2 saat Menjamu Madura United di Gelora Bung Tomo |
|
|---|