Selasa, 14 April 2026

Dugaan Aset Tersembunyi Ridwan Kamil di Korea Selatan, KPK Endus Penukaran Valas Miliaran Rupiah

KPK bidik aset tersembunyi hingga Seoul, Korea Selatan, kekayaan Ridwan Kamil yang tak tercantum di LHKPN kini jadi sorotan penyidik.

|
Tribunnews.com/Nitis Hawaroh
KASUS BANK BUMD - Mantan Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil (RK) ketika menjawab sejumlah pertanyaan media dalam pemberitaan Tribunnews (grup suryamalang), Kamis, (2/2/ 2023). Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kini tengah mendalami asal-usul sejumlah aset RK terkait kasus dugaan korupsi pengadaan iklan di Bank BUMD Jabar yang sedang disidik oleh penyidik. 

Ringkasan Berita:
  • KPK mendeteksi adanya aset tidak bergerak milik Ridwan Kamil di berbagai lokasi strategis, termasuk kafe di Bandung dan Seoul, Korea Selatan, yang tidak masuk dalam LHKPN.
  • Penyidik menemukan indikasi penukaran mata uang asing ke rupiah dalam jumlah fantastis mencapai miliaran rupiah.
  • KPK sedang menelusuri apakah sumber dana untuk aset-aset tersebut berkaitan dengan korupsi pengadaan iklan Bank BUMD Jabar yang saat ini sudah menetapkan lima tersangka.

SURYAMALANG.COM, - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kini tengah mendalami asal-usul sejumlah aset milik mantan Gubernur Jawa Barat (Jabar), Ridwan Kamil, yang diduga tidak tercantum dalam Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN). 

Fokus penyidikan mengarah pada kepemilikan aset di lokasi strategis mulai dari Jawa Barat, Bali, hingga Seoul, Korea Selatan, serta adanya aktivitas penukaran mata uang asing (valas) bernilai miliaran rupiah.

Langkah ini diambil guna mencocokkan waktu perolehan aset dengan aliran dana kasus dugaan korupsi pengadaan iklan di Bank BUMD Jabar yang merugikan negara hingga Rp222 miliar.

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, menjelaskan, pihaknya sedang menyusun kepingan informasi untuk mencocokkan waktu perolehan aset dengan aliran dana yang diduga berasal dari tindak pidana korupsi tersebut.

Baca juga: Fakta Sebenarnya Viral Curhatan Zahra Butuh Sosok Ayah Usai Ridwan Kamil Cerai Dari Atalia Praratya

"KPK menduga ada sejumlah aset milik Pak RK yang belum dilaporkan dalam LHKPN" ujar Budi dalam keterangannya, Rabu (4/2/2026).

"Nah, itu kami dalami mengapa belum dimasukkan, kemudian asal-usul aset itu dari mana" tambah Budi.

"Apakah sumber uangnya berkaitan dengan perkara di Bank BUMD Jabar, ini nanti kita akan cek apakah sesuai atau tidak," jelasnya. 

Jejak Aset Tak Dilaporkan Ridwan Kamil

Berdasarkan pendalaman penyidik, aset-aset yang tidak tercantum dalam LHKPN tersebut berupa aset tidak bergerak yang tersebar di beberapa lokasi strategis. 

Aset tersebut terdeteksi berada di wilayah Jawa Barat, Bali, hingga luar negeri.

Informasi yang dihimpun menyebutkan salah satu aset yang menjadi sorotan adalah kepemilikan kafe di Bandung dan Seoul, Korea Selatan.

"Tentu ini menjadi catatan bagi kami bagaimana Pak RK bisa mendapatkan aset-aset tersebut dalam kapasitasnya saat itu sebagai Gubernur Jawa Barat," kata Budi.

Baca juga: Kegiatan Baru ridwan Kamil Usai Cerai dari Atalia Praratya, Makin Happy Terlihat Main Padel di Bali

Selain aset properti, KPK juga mengendus adanya aktivitas keuangan yang mencurigakan berupa penukaran mata uang asing dalam jumlah fantastis. 

Transaksi ini diduga dilakukan dalam kurun waktu 2021 hingga 2024.

KPK menemukan indikasi penukaran valuta asing ke rupiah yang nilainya mencapai miliaran rupiah. 

Temuan ini didapat setelah penyidik mendalami aktivitas RK di luar negeri serta sumber pembiayaannya.

Sumber: SuryaMalang
Halaman 1/4
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved