Kamis, 7 Mei 2026

Ramadan 2026

LINK LIVE STREAMING Sidang Isbat Penetapan Awal Ramadhan 2026 Hari Ini, Cek Susunan Jadwalnya

Tonton link live streaming sidang isbat penetapan awal Ramadhan 2026 hari ini yang akan diselenggarakan oleh Kementerian Agama (Kemenag).

Tayang:
Penulis: Frida Anjani | Editor: Frida Anjani
YouTube Kemenag RI
SIDANG ISBAT - Hasil sidang isbat penentuan 1 Ramadhan 2026 oleh Kemenag RI sore ini bisa disaksikan melalui link streaming. 

Kemenag RI >> LINK

KOMPAS.COM >> LINK

Penentuan Awal Ramadan 1447 H di Lamongan Berpotensi Tak Seragam

Penentuan awal puasa Ramadan tahun ini berpotensi berbeda di sejumlah daerah, termasuk di Kabupaten Lamongan. 

Hal tersebut disampaikan Ketua Badan Hisab  Rukyat (BHR) Kabupaten Lamongan, Khoirul Anam, yang menilai kriteria terbaru dari Kementerian Agama Republik Indonesia kemungkinan belum terpenuhi.

Khoirul Anam menjelaskan, pemerintah melalui Kemenag kini menggunakan kriteria baru penentuan hilal dengan tinggi minimal 3 derajat dan elongasi 6,4 derajat. 

Berdasarkan perhitungan hisab, menurutnya parameter tersebut diperkirakan tidak terpenuhi di seluruh wilayah Indonesia.

“Dengan kriteria tinggi hilal minimal 3 derajat dan elongasi 6,4 derajat, hasil perhitungan sementara menunjukkan belum memenuhi di seluruh wilayah Indonesia,” ujarnya saat dikonfirmasi SURYA, terkait awal puasa Ramadan 1447 H,  Selasa (17/2/2026) pagi 

Ia menambahkan, kondisi tersebut berpotensi memunculkan perbedaan awal puasa di sejumlah daerah atau organisasi keagamaan yang menggunakan metode penentuan berbeda. 

"Kalau hasilnya sama, minus satu. Jadi yang membedakan dengan yang lebih awal puasa itu hanya pemakaian kritetianya. Kalau hasil hisab dengan rukyatul hilan sama, " katanya.

Meski demikian, keputusan resmi tetap menunggu hasil sidang isbat yang digelar pemerintah.

Meski sudah diketahui berapa hilal yang dipantau dari Tanjung Kodok, pelaksanaan rukyat tetap dilaskanakan sebagai langkah verifikasi hisab. 

"Rukyat hanya memverifikasi, kalau hasilnya sama antara rukyat dan hisab yaitu minus 1," ungkapnya.

Meskipun terjadi potensi perbedaan awal puasa Ramadan 1447 H, pihaknya tetap mengharapkan pada masyarkat untuk memupuk dan mengedepankan toleransi demi menjaga persatuan dan ketertiban dalam menjalankan ibadah puasa.

Usaia rukyat yang melibatkan berbgai ormas Islam seperti, Muhammadiyah, Nahdlatul Ulama, LDII dan lembaga terkait itu akan digelar pengambilan sumpah oleh Pengadilan Agama.

"Yang melihat maupun yang tidak akan disumpah," tandasnya.

Sumber: SuryaMalang
Halaman 2/3
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved