Tanggapan Purbaya Soal Stok BBM Cuma 20 Hari, Pertamina Diminta Beri Penjelasan Lengkap ke Warga
Ramai isu cadangan BBM nasional habis dalam 20 hari, banyak warga mulai cemas dan memadati SPBU, benar darurat atau hanya salah paham?
Penulis: Sarah Elnyora | Editor: Sarah Elnyora Rumaropen
Ringkasan Berita:
- Merespons isu ketersediaan energi, Menkeu Purbaya menjelaskan kebijakan menyetok BBM untuk jangka waktu tertentu adalah bagian dari strategi efisiensi biaya negara.
- Purbaya menekankan, stok 20 hari bukan kondisi darurat, melainkan angka optimal agar negara tidak menanggung kerugian akibat biaya penyimpanan yang terlalu besar jika menimbun stok dalam waktu terlalu lama.
- Sementara itu, di lapangan, fenomena panic buying terus terjadi akibat kekhawatiran warga terhadap dampak konflik global.
SURYAMALANG.COM, - Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa buka suara menanggapi keresahan publik terkait stok cadangan Bahan Bakar Minyak (BBM) nasional yang disebut hanya cukup untuk 20 hari ke depan.
Di tengah memanasnya konflik Timur Tengah antara Iran dan Amerika Serikat-Israel yang mengganggu jalur distribusi energi, Purbaya menegaskan angka tersebut adalah cadangan yang normal dan optimal bagi negara.
Meski demikian, kepanikan masyarakat yang memicu antrean di berbagai SPBU membuat Anggota Komisi VI DPR RI, Rivqy Abdul Halim, mendesak Pertamina untuk segera memberikan penjelasan lengkap dan transparan kepada masyarakat.
Sebelumnya, informasi soal cadangan atau stok BBM dalam negeri yang cukup untuk 20 hari ini, disampaikan oleh Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia.
Baca juga: UPDATE Harga BBM Pertamax, Turbo, Green, Pertalite Usai Minyak Dunia Tembus 113 Dolar AS per Barel
"Nah, standar minimal ketersediaan kita itu untuk standar nasional minimal harus di atas 20 hari. Sekarang minyak kita 23 hari. Jadi itu artinya bahwa standar kepemilikan kita, minyak kita itu aman," jelasnya di Kantor DPP Partai Golkar, Jakarta Barat, Jumat (6/3/2026).
Purbaya: Stok BBM 20 Hari Adalah Kondisi Normal
Menkeu Purbaya menuturkan, masalah cadangan BBM ini merupakan urusan Bahlil Lahadalia sebagai Menteri ESDM.
Namun yang Purbaya ketahui, pemerintah memang biasanya menyetok cadangan BBM untuk jangka waktu tertentu.
Cadangan BBM 20 hari itu pun dinilai Purbaya sebagai cadangan stok yang normal.
"Kan stok minyak (BBM) saya enggak tahu ya, stok minyak kan urusan Pak Bahlil. Cuman yang saya tahu gini setiap saat tuh kita menyetok sekian puluh hari, kalau enggak salah 15 hari lebih ya" kata Purbaya usai sidak harga di Pasar Tanah Abang, Jakarta pada Senin, (9/3/2026) melansir KompasTV (grup suryamalang).
"Ini kan stoknya 20 hari, berarti berlebih, bukan habis. Nanti kalau itu bisa beli lagi. Itu stok yang normal bukan darurat," imbuhnya.
Baca juga: Imbas Antrean BBM di SPBU Jember, Pengecer Jual Pertalite Tembus Rp 16 Ribu Perliter
Purbaya menyadari, dari pernyataan Bahlil yang menyebut cadangan BBM kita cukup untuk 20 hari itu membuat banyak pihak mempermasalahkannya, karena dinilai tidak cukup.
Terlebih di tengah situasi perang Iran vs Amerika Serikat-Israel yang berdampak pada harga minyak dunia imbas terganggunya jalur perdagangan di Selat Hormuz.
Akan tetapi Purbaya menekankan, cadangan BBM yang ada sekarang sudah optimal, sebab jika menyetok cadangan BBM hingga setahun, justru bisa mendapatkan kerugian.
"Ada yang bilang, 'wah, (stok BBM) kita tinggal 20 hari lagi.' Bukan begitu. Kalau di stok setahun kan rugi, ada costnya. Jadi strateginya seperti itu. Sudah optimal itu," terang Purbaya.
DPR Minta Pertamina Beri Penjelasan Lengkap
Anggota Komisi VI DPR RI, Rivqy Abdul Halim turut merespons soal isu cadangan BBM Indonesia.
| Masih Ada SPPG yang Belum Punya SLHS di Kota Malang |
|
|---|
| Okupansi Hotel di Kota Batu Selama Libur Lebaran 2026 Hanya 70 Persen |
|
|---|
| Atap 3 Ruang Kelas SMKN 1 Ampelgading Malang Ambruk, Kegiatan Belajar Mengajar Tetap Berjalan |
|
|---|
| Yamaha Mio Belok Sembarangan Memicu Kecelakaan Maut di Tulungagung, Pengendara Honda Vario Tewas |
|
|---|
| Agenda Panas Persebaya di Bulan April 2026, Melawan Arema FC dan Persija, Fisik Pemain Jadi Sorotan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/suryamalang/foto/bank/originals/Tanggapan-Purbaya-Soal-Stok-BBM-Cuma-20-Hari-Pertamina-Diminta-Beri-Penjelasan-Jujur-ke-Warga.jpg)