Rabu, 20 Mei 2026

Modus Keji Jasad WNA Singapura Dicor di Cilacap dan Dibawa Keliling: 2 Pelaku Ditangkap, 1 Buron

Tabir kematian WNA Singapura di Sungai Citanduy akhirnya terbongkar! Korban dihabisi secara terencana dengan modus yang sangat dingin.

Tayang:
TRIBUNJATENG/Rayka Diah Setianingrum
JASAD WNA DICOR - Kapolresta Cilacap, Kombes Pol Budi Adhy Buono menunjukan sejumlah barang bukti di Mapolresta Cilacap, Jumat (27/3/2026). Pengungkapan kasus pembunuhan berencana terhadap warga negara asing (WNA) asal Singapura berinisial SS (80) ini berhasil dilakukan oleh Polresta Cilacap setelah proses penyelidikan yang cukup panjang. 

Ringkasan Berita:
  • Pembunuhan terhadap SS terjadi pada 16 Februari 2026 di sebuah rumah, kawasan Sukabumi.
  • Pelaku berinisial H berperan sebagai eksekutor yang memukul leher korban dengan batang bambu sepanjang satu meter, sementara pelaku K membantu membekap mulut korban. 
  • Setelah korban tidak berdaya, tangan dan kakinya dililit lakban, dibungkus sprei, lalu dilapisi adonan semen hingga mengeras. 
  • Polisi telah berhasil meringkus pelaku H dan K di wilayah Cilacap, sementara pelaku A diduga otak kejahatan masih DPO.

SURYAMALANG.COM, - Tabir gelap pembunuhan berencana terhadap warga negara asing (WNA) asal Singapura berinisial SS (80) akhirnya berhasil dibongkar Polresta Cilacap.

Aksi keji para pelaku terungkap setelah jasad korban ditemukan di aliran Sungai Citanduy, Kecamatan Wanareja, pada Jumat (20/2/2026).

Dalam konferensi pers di Mapolresta Cilacap, Jumat (27/3/2026), polisi membeberkan kronologi mengerikan di mana korban dieksekusi secara sadis menggunakan batang bambu.

Jasad korban kemudian dilapisi adonan semen dan sempat dibawa berkeliling sebelum dibuang untuk menghilangkan jejak.

Pengungkapan Kasus 

Kapolresta Cilacap Kombes Pol Budi Adhy Buono menjelaskan, untuk mengungkap kasus ini butuh proses penyelidikan yang cukup panjang.

Kasus terkuak bermula dari temuan jasad korban di aliran Sungai Citanduy, Kecamatan Wanareja, Kabupaten Cilacap pada Jumat (20/2/2026) sekitar pukul 14.30 WIB.

“Penemuan jasad tersebut menjadi titik awal pengungkapan kasus ini hingga kami berhasil mengidentifikasi korban,” kata Budi saat konferensi pers di Mapolresta Cilacap, Jumat (27/3/2026).

Penelusuran lebih lanjut mengarah pada laporan orang hilang di Jakarta setelah polisi berkoordinasi dengan Polda Metro Jaya.

“Dari hasil koordinasi, kami menemukan kecocokan antara korban dengan laporan orang hilang di Jakarta,” jelasnya.

Identitas Korban dan Pelaku

Korban merupakan warga negara Singapura yang selama ini menetap di rumah keluarganya kawasan Tanah Abang, Jakarta Pusat.

Berbekal keterangan saksi serta barang bukti yang ditemukan, aparat kepolisian akhirnya berhasil mengungkap identitas para pelaku.

Dua pelaku berinisial H dan K berhasil diamankan pada Rabu (25/3/2026) sekitar pukul 21.00 WIB di wilayah Cilacap.

Sementara satu pelaku lainnya berinisial A masih dalam pengejaran.

“Kami telah menangkap dua orang pelaku, sedangkan satu lainnya yang diduga sebagai otak kejahatan masih dalam pencarian,” tegas Budi.

Modus Keji Pembunuhan

Dalam aksi pembunuhan, pelaku H berperan sebagai eksekutor yang melakukan kekerasan terhadap korban menggunakan batang bambu sepanjang sekitar satu meter.

Sumber: SuryaMalang
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved