Kamis, 7 Mei 2026

Rekrutmen Akpol 2026 Tanpa Jalur Titipan, Mahfud MD Pastikan Tak Boleh Didominasi Anak Pejabat Lagi

Mahfud MD bongkar hasil rekomendasi Komisi Percepatan Reformasi Polri: Rekrutmen Akpol 2026 resmi dilarang ada titipan dari siapapun!

Tayang:
Youtube Mahfud MD Official
REKRUTMEN AKPOL 2026 - Eks Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam), Mahfud MD ketika tampil di kanal YouTube resminya, Kamis (16/4/2026). Mahfud MD yang juga anggota Komisi Percepatan Reformasi Polri menegaskan mulai tahun 2026, seleksi Akademi Kepolisian (Akpol) akan dilakukan secara murni tanpa intervensi pihak mana pun guna memutus dominasi anak pejabat dalam korps kepolisian. 

Ringkasan Berita:
  • Mahfud MD mengungkapkan hasil rekomendasi Komisi Percepatan Reformasi Polri yang menekankan bahwa rekrutmen Akpol 2026 harus bersih dari jalur titipan. 
  • Hal ini bertujuan untuk memberikan kesempatan luas bagi masyarakat umum dan menghilangkan stigma dominasi anak pejabat di Akpol. 
  • Mahfud meminta publik mengabaikan oknum yang menjanjikan kelulusan karena sistem seleksi akan ditegaskan melalui aturan resmi Polri.

SURYAMALANG.COM, - Komisi Percepatan Reformasi Polri yang dibentuk Presiden Prabowo Subianto resmi merekomendasikan penghapusan jalur titipan dalam proses rekrutmen Akademi Kepolisian (Akpol).

Anggota Komisi, Mahfud MD, menegaskan mulai tahun 2026, seleksi akan dilakukan secara murni tanpa intervensi pihak mana pun guna memutus dominasi anak pejabat dalam korps kepolisian.

Untuk mendukung transparansi tersebut, Polri kini memperketat pengawasan dengan membuka berbagai kanal pengaduan masyarakat demi mencegah praktik percaloan.

Akpol Tanpa Jalur Titipan

Mahfud MD, mengungkap salah satu hasil rekomendasi penting dari Komisi Percepatan Reformasi Polri adalah menyasar proses rekrutmen Akademi Kepolisian (Akpol).

Selama ini, rekrutmen Akpol dinilai masih didominasi oleh anak pejabat, sementara porsi untuk masyarakat umum tergolong sedikit.

Dalam rekomendasi tersebut, ditegaskan proses seleksi tidak boleh lagi melibatkan jalur titipan.

“Yang sudah boleh diumumkan itu hanya satu. Rekrutmen Akpol tidak boleh ada titipan dari siapapun,” kata Mahfud usai menghadiri peluncuran buku Ketua Komisi Percepatan Reformasi Polri, Jimly Asshiddiqie, di Senayan, Jakarta, Selasa (21/4/2026).

Baca juga: UTBK SNBT 2026 di Universitas Negeri Malang, Panitia Siapkan Baju Khusus Antisipasi Kecurangan

Mahfud menekankan kepada publik rekrutmen Akpol 2026 akan berlangsung secara murni.

Selain itu, Mahfud juga meminta masyarakat mengabaikan pihak-pihak yang mengaku memiliki pengaruh untuk meloloskan calon peserta.

“Polri sudah mengumumkan mulai tahun ini tidak ada titipan. Kalau ada orang mengaku punya pengaruh agar itu diterima, itu semua bohong supaya diabaikan. Nanti kita lihat potret hasil rekrutmennya tahun ini,” jelas Mahfud.

Pelaksanaan aturan tanpa jalur titipan ini rencananya akan diperkuat melalui regulasi internal kepolisian.

“Iya, pokoknya itu sudah pengumuman. Apakah itu bentuknya Perpol atau apa nanti kita lihat saja,” imbuh Mahfud.

Transparansi dan Pengawasan Rekrutmen

Sejalan dengan semangat reformasi tersebut, Polri memperkuat pengawasan dalam proses rekrutmen terpadu anggota kepolisian dengan membuka berbagai kanal pengaduan bagi masyarakat.

Langkah ini diambil untuk mencegah praktik percaloan dan memastikan seleksi berjalan transparan.

Wakil Inspektur Pengawasan Umum (Wairwasum) Polri, Irjen Merdisyam, menegaskan  pengawasan ketat telah dilakukan sejak awal tahapan dengan melibatkan unsur internal maupun eksternal.

Baca juga: Tragedi Truk Disopiri Remaja 14 Tahun Seruduk Xpander di Perak Surabaya: Kantor Rusak, Lukai Warga

Sumber: SuryaMalang
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved