Ramadhan 2026
Daftar Sunnah Rasulullah SAW Selama Ramadhan 1447 H: Bagi Takjil hingga Banyak Istigfar
Ramadan 1447 H bukan sekadar menunda makan, tapi momen meneladani kemuliaan Nabi, dari manisnya berbagi takjil hingga khusyuknya istigfar.
Penulis: Sarah Elnyora | Editor: Sarah Elnyora Rumaropen
Anjuran ini tertuang dalam sejumlah hadis, salah satunya hadis riwayat Ahmad yang berbunyi: “Umatku berada dalam kebaikan selama menyegerakan berbuka dan mengakhirkan sahur.”
Hadis lain yang menyebutkan, Nabi Muhammad Saw selalu menyegerakan berbuka adalah hadis dari Aisyah RA.
Baca juga: Bacaan Dzikir Setelah Sholat Subuh Ramadhan 1447 H: Amalan Penghapus Dosa dan Pelindung Api Neraka
“Aisyah radhiyallahu ‘anhu bertanya: “Siapa yang menyegerakan berbuka dan menyegerakan salat?” Kami menjawab: “Abdullah bin Mas’ud.” Ia berkata: “Demikian juga yang dilakukan Rasulullah Saw.” (HR Muslim)
Sementara itu, maksud dari mengakhirkan sahur Menurut Abu Bakar Al-Kalabadzi, yakni makan sahur di sepertiga malam terakhir.
“Nabi Saw pernah ditanya, ‘Malam apa yang paling didengar (doa)?’, ‘Sepertiga terakhir malam,’ tegas Nabi Saw. Dalam hadis lain, Nabi Saw berkata, ‘Mengakhirkan sahur ialah bagian dari fitrah.’ Kemungkinan yang dimaksud mengakhirkan sahur di sini ialah mengerjakannya di sepertiga terakhir malam. Karena pada waktu itu doa, ampunan, dan hajat dikabulkan Allah Swt.” (Kitab Bahrul Fawaid)
2. Tidak Melewatkan Sahur
Selain menganjurkan untuk mengakhirkan sahur, Rasulullah Saw juga menganjurkan umatnya agar tidak melwatkan sahur.
Mengapa demikian? karena kata Rasul, di dalam sahur terdapat keberkahan dan Allah beserta malakait-malaikat-Nya berselawat kepada orang-orang yang tidak meninggalkan sahurnya, seperti yang dikatakan hadis berikut:
“Makan sahurlah kalian karena dalam makan sahur terdapat keberkahan.” (HR. Bukhari Muslim)
“Makan sahur adalah makan penuh berkah. Janganlah kalian meninggalkannya walau dengan seteguk air karena Allah dan malaikat-Nya bershalawat kepada orang yang makan sahur.” (HR. Ahmad)
Selain dua keutamaan di atas, sahur menjadi kegiatan penting dalam puasa Ramadan. Sebab, sahur menjadi pembeda antara puasa yang dijalankan umat Muslim dengan puasa yang dilakukan oleh umat agama lain.
“Dari Amru bin al-‘Ash, Rasulullah Saw bersabda, “Beda antara puasa kita dengan puasa ahli kitab adalah makan sahur.” (HR Muslim)
3. Sedikit Tidur, Banyak Istigfar
Selama bulan Ramadan, Rasulullah Saw mengurangi waktu tidurnya di malam hari dan memperbanyak beribadah, termasuk memohon ampunan kepada Allah atau beristigfar.
Hal ini disebutkan dalam Al-Quran ayat Az-Zariyat 17 dan 18.
“Mereka (orang-orang yang bertakwa) sedikit sekali tidur pada waktu malam; dan pada akhir malam mereka memohon ampunan (kepada Allah).” (QS Az-Zariyat: 17-18)
4. Menjaga Lisan
Selain ibadah-ibadah konkret, Nabi Muhammad Saw juga melakukan amalan yang tidak tampak oleh pandangan, yakni menjaga lisannya agar tidak mengeluarkan kata-kata tak pantas.
sunnah Rasulullah SAW selama Ramadhan
sunnah Rasul
menu sahur sesuai sunnah Rasulullah
anjuran sunnah Rasulullah SAW
amalan sunnah Ramadan
Ramadhan 2026
Ramadhan 1447 H
SURYAMALANG.COM
| Tanggal Puasa Syawal 1447 H, Lengkap dengan Niat dan Hukum Menggabung dengan Qadha Ramadhan |
|
|---|
| Doa Ramadhan Hari ke 30 Jumat 20 Maret 2026, Lengkap Waktu Zakat Fitrah Terbaik |
|
|---|
| Jadwal Sholat Malang Ramadhan Ke 30 Jumat 20 Maret 2026 dan Sekitarnya: Surabaya Batu Blitar Kediri |
|
|---|
| Jadwal Buka Puasa Malang Hari Ini Kamis 19 Maret 2026: Kota Malang, Batu, Blitar, Kediri, Surabaya |
|
|---|
| Niat dan Cara Sholat Dhuha di Akhir Bulan Ramadhan 2026, Lengkap Bacaan Dzikir dan Doa |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/suryamalang/foto/bank/originals/Daftar-Sunah-Rasulullah-SAW-Selama-Ramadan-1447-H-Bagi-Takjil-hingga-Banyak-Istigfar.jpg)