Jumat, 10 April 2026

Ramadhan 2026

Daftar Sunnah Rasulullah SAW Selama Ramadhan 1447 H: Bagi Takjil hingga Banyak Istigfar

Ramadan 1447 H bukan sekadar menunda makan, tapi momen meneladani kemuliaan Nabi, dari manisnya berbagi takjil hingga khusyuknya istigfar.

TRIBUN JABAR/GANI KURNIAWAN
SUNAH RAMADHAN 1447 H - Sejumlah pelajar SMA Alfa Centauri berbagi takjil kepada warga pengguna jalan di Jalan Diponegoro, Kota Bandung, Jawa Barat, Selasa (4/3/2025). Tak hanya sekadar menahan lapar dan dahaga, puasa yang berkualitas adalah puasa yang menghidupkan kebiasaan atau sunah Rasulullah SAW. 

Ringkasan Berita:
  • Rasulullah SAW menganjurkan umatnya untuk menyegerakan berbuka (takjil) dan mengakhirkan waktu sahur guna menjaga energi dan meraih keberkahan doa di waktu mustajab.
  • Memberi hidangan berbuka (bagi takjil) bagi orang lain menjadi cara utama meraih pahala berlipat ganda setara dengan orang yang berpuasa.
  • Menjaga lisan dari kata kotor dan amarah merupakan "perisai" agar pahala puasa tidak sia-sia.

SURYAMALANG.COM, - Memasuki bulan suci Ramadhan 1447 H, umat Muslim mulai berlomba meraih kesempurnaan ibadah melalui beragam amalan.

Tak hanya sekadar menahan lapar dan dahaga, puasa yang berkualitas adalah puasa yang menghidupkan kebiasaan atau sunah Rasulullah SAW.

Mulai dari etika makan seperti menyegerakan berbuka dan mengakhirkan sahur, hingga amalan lisan melalui istigfar di sepertiga malam.

Setiap sunah Nabi dirancang untuk memberikan keberkahan sekaligus kemudahan bagi umatnya.

Baca juga: Bacaan Surat Al-Kahfi dan Ad-Dukhan Amalan di Hari Jumat Ramadhan 1447 H, Penghapus Dosa

Sebagaimana ditegaskan oleh para ulama, menghidupkan sunah di bulan suci bukan hanya soal mengejar pahala, melainkan cara terbaik untuk menyempurnakan benteng spiritual kita.

Berikut daftar sunah Rasulullah SAW selama Ramadan 1447 H yang bisa dicontoh:

1.  Menyegerakan Berbuka dan Mengakhirkan Sahur

Menurut Wakil Rektor Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Surakarta, Dr Imam Makruf, Nabi Muhammad SAW menganjurkan untuk menyegerakan berbuka puasa saat azan Magrib berkumandang.

Sementara, orang yang berpuasa dianjurkan menjalankan sahur saat mendekati waktu imsak.

"Amalan sunah yang dituntunkan Rasulullah SAW adalah mempercepat atau mensegerakan Takjil atau berbuka puasa, dan mengakhirkan dalam melakukan sahur," kata Imam dalam YouTube Tribunnews.com (grup suryamalang).

Baca juga: Doa Sapu Jagat di Bulan Ramadhan 1447 H: Rahasia Berkah Dunia dan Akhirat dalam Satu Tarikan Napas

Menurutnya, amalan sunah yang dicontohkan oleh Rasulullah SAW tersebut mempermudah orang yang berpuasa.

"Ini amalan yang mudah juga menyenangkan. Siapa yang tidak suka kalau berbuka lebih cepat? siapa yang tidak senang kalau sahur di akhir agar puasa kita lebih baik," ungkapnya.

Imam Makruf menambahkan, melakukan amalan sunah Insya'Allah menambah pahala di bulan Ramadhan.

"Ibadah di bulan Ramadhan begitu terbuka dan banyak yang bisa kita lakukan untuk menambah pahala. Amalan sunah bisa menyempurnakan dan tambahan keberkahan kita di bulan Ramadhan," jelasnya.

Keberkahan dalam Setiap Suapan Sahur

Rasulullah menganjurkan pada umatnya untuk mengakhirkan sahur, mendekati waktu Subuh dan menyegerakan berbuka atau segera membatalkan puasa apabila telah tiba waktunya.

Sumber: SuryaMalang
Halaman 1/4
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved