4 Bahan Pokok yang Digunakan Nabi Muhammad SAW Saat Berzakat, Bukan Beras atau Uang
Sering bertanya-tanya, kenapa ya Rasulullah dulu tidak zakat fitrah pakai beras? Apakah zakat kita selama ini sudah sesuai sunnah?
Penulis: Sarah Elnyora | Editor: Sarah Elnyora Rumaropen
Ringkasan Berita:
- Pahami esensi zakat fitrah berdasarkan tuntunan Rasulullah SAW yang disampaikan oleh Ustaz Abdul Somad.
- Meski Nabi Muhammad tidak menggunakan beras, UAS menegaskan zakat fitrah harus dibayarkan dengan makanan pokok daerah setempat seperti sagu di Papua atau tiwul di wilayah tertentu sebagai pengganti empat bahan pokok yang digunakan Nabi.
- Selain membahas jenis bahan, ketahui juga waktu wajib pembayaran zakat (waktu wujub), yakni sejak azan magrib malam takbiran hingga khatib naik mimbar.
SURYAMALANG.COM, - Selama ini, umat Muslim di Indonesia umumnya menunaikan zakat fitrah menggunakan beras atau uang tunai.
Namun, jika merujuk pada sejarah masa hidup Nabi Muhammad SAW, Rasulullah tidak pernah menunaikan zakat menggunakan kedua media tersebut.
Ustaz Abdul Somad (UAS) dalam penjelasannya memaparkan, Rasulullah SAW secara konsisten membayar zakat menggunakan empat bahan pokok utama yang lazim dikonsumsi masyarakat Arab pada zamannya.
Waktu Pelaksanaan Zakat Fitrah
Menurut UAS, pembayaran zakat fitrah berlaku atas dua waktu, yakni waktul wujub dan waktul jawaz.
Waktu jawaz merupakan waktu dimulai atau saat seseorang sudah diperbolehkan membayar zakat fitrah, sedangkan waktul wujub adalah waktu wajib untuk membayarnya.
Baca juga: Peluang Idulfitri Sabtu 21 Maret 2026: BMKG dan BRIN Berikan Analisis Hilal
Adapun waktu wajib tersebut dimulai dari waktu azan Magrib pada malam takbiran atau malam hari raya Idulfitri hingga khatib naik ke atas mimbar pada saat pelaksanaan salat Idulfitri.
"Wajibnya itu kapan? Dari mulai adzan magrib atau petang pada malam takbir, adzan maghrib sampai khatib naik mimbar," kata UAS, sebagaimana ceramahnya mengutip YouTube Belajar Mengaji berjudul Zakat Fitrah, Senin (16/3/2026).
Dari waktu wajib inilah dapat diketahui siapa saja yang diwajibkan untuk membayar zakat fitrah, yakni mereka yang masih hidup sepanjang waktu wajib tersebut.
Bahan Pokok yang Digunakan Nabi Saat Berzakat
Di Indonesia, masyarakat umumnya membayar zakat fitrah menggunakan beras, namun, kata UAS, di masa Nabi Muhammad SAW, Rasul tidak pernah membayar zakat menggunakan beras.
Rasulullah selalu membayar zakat dengan empat bahan pokok.
"(empat bahan pokok itu) Tamrin, kurma, yang kedua qamhin, gandum, yang ketiga zabib, kismis, yang keempat akid, susu kambing yang dijemur kering mentega," kata UAS.
Baca juga: Doa Ramadhan Hari ke 26, Senin 16 Maret 2026 Lengkap dengan 3 Waktu Mustajab Berdoa
Jadi, lanjut UAS, Rasulullah tidak pernah membayar zakat fitrah menggunakan beras, namun, bukan berarti orang yang membayar zakat fitrah menggunakan beras disebut bidah.
"Jadi kenapa berani orang bayar pakai beras? empat (barang yang dizakatkan oleh Nabi Muhammad) ini makanan pokok, maka kita bayar makanan pokok," kata UAS.
Di Indonesia, umumnya makanan pokoknya adalah beras.
"Kalau tinggal di Papua, bayar sagu," kata UAS.
zakat fitrah
zakat Nabi Muhammad SAW
Zakat Fitrah 2026
Ramadhan 2026
Idulfitri 1447 H
SURYAMALANG.COM
| Oknum ASN Pemkot Batu yang Ngamar Bareng Biduan Kini Mendekam di Penjara, Mantan Istri Sah Lega |
|
|---|
| Breaking News - Kesaksian Warga Detik-detik KA Dhoho Tabrak Truk di Kota Blitar, Sopir Melompat |
|
|---|
| Mentalitas Persebaya Sangat kuat, Marcos Santos Kecewa dengan Arema FC : Ini Derby, Bukan Liburan |
|
|---|
| Pesta Pora Bonek dan Bonita Rayakan Kemenangan Persebaya Atas Arema FC saat Nobar, Skor Berakhir 0-4 |
|
|---|
| Nobar Derby Jatim Antara Arema FC Vs Persebaya Dongkrak Omzet Restoran Bon Surya di Kota Malang |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/suryamalang/foto/bank/originals/4-Bahan-Pokok-yang-Digunakan-Nabi-Muhammad-SAW-Saat-Berzakat-Bukan-Beras-atau-Uang.jpg)