Rabu, 22 April 2026

Timnas Indonesia

Pengakuan John Herdman: Rivalitas Piala AFF Jauh Lebih Gila Dibanding Gold Cup dan Derby Inggris

John Herdman: Rivalitas Piala AFF jauh lebih gila dan sengit dibanding Gold Cup atau Derby Inggris. Siap bawa Timnas Indonesia ke standar baru dunia!

|
Youtube Timnas Indonesia
PELATIH TIMNAS BICARA - Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman ketika wawancara di YouTube Timnas Indonesia Official tayang Kamis (5/2/2026). Kini Herdman, memberikan pengakuan mengejutkan terkait atmosfer sepak bola di kawasan Asia Tenggara menjelang bergulirnya Piala AFF 2026 atau ASEAN Cup 2026. Ia menilai, rivalitas di ajang ASEAN Cup jauh lebih "gila" dan intens dibandingkan pengalamannya saat memimpin Timnas Kanada di ajang Gold Cup (CONCACAF). 

"Itulah yang benar-benar membuat saya bersemangat tahun ini. Saya sangat ingin merasakan semangat Asia Tenggara" terangnya. 

Herdman bahkan memberikan perbandingan yang cukup mencolok mengenai tingkat persaingan di kawasan ini.

"Sebagai warga Newcastle, yang bisa saya pahami hanyalah derbi Sunderland-Newcastle, dan tampaknya di sini persaingannya jauh lebih sengit!," tegasnya.

Misi Memutus Kutukan Runner-up dan Meraih Trofi Pertama

Ajang ini menjadi kesempatan besar bagi Herdman untuk memberikan trofi pertama bagi Timnas Indonesia, mengingat Skuad Garuda belum pernah menjuarai turnamen ini sejak masih bernama Piala Tiger.

Sejauh ini, Indonesia memiliki catatan sebagai spesialis runner-up sebanyak enam kali, tepatnya pada edisi tahun 2000, 2002, 2004, 2010, 2016, dan 2020.

Visi Besar Erick Thohir dan Standar Baru Skuad Garuda

Ambisi besar John Herdman untuk menaklukkan panasnya persaingan di Asia Tenggara tentu tidak lepas dari dukungan sistem yang sedang dibangun di internal federasi.

John Herdman memaparkan pengalamannya bekerja di bawah arahan Ketua Umum PSSI, Erick Thohir.

Herdman, yang diikat kontrak hingga Januari 2028, menilai kehadiran Erick Thohir menjadi faktor krusial bagi Timnas Indonesia untuk menetapkan standar baru di level dunia.

Baca juga: Timnas Indonesia U-17 Masuk Grup Neraka di Piala Asia U-17 2026, Ketemu Jepang dan Cina

John Herdman melihat adanya kombinasi sempurna antara potensi pemain yang ada dengan kepemimpinan yang progresif.

"Kita memiliki basis talenta yang telah berkembang, Anda dapat melihat keunggulan kualitatif mulai meningkat, tetapi Anda memiliki presiden seperti Erick Thohir yang visioner dan benar-benar ingin membawa negaranya ke level berikutnya," kata Herdman masih dilansir dari laman aseanutdfc.

Menurut pelatih berusia 50 tahun tersebut, sosok pemimpin yang memiliki visi jelas adalah kebutuhan mutlak.

"Anda benar-benar membutuhkan sosok visioner itu, dan di bawahnya Anda memiliki semangat para penggemar, jadi Anda tidak melawan apa pun. Anda sebenarnya memiliki angin yang mendukung layar Anda," ujarnya.

Antara Ekspektasi Fans dan Misi Menuju Piala Dunia 2030

Meski memiliki dukungan penuh, Herdman tidak menutup mata, ada beban harapan yang sangat besar di pundak Timnas Indonesia saat ini.

Herdman memandang ekspektasi publik yang begitu tinggi sebagai sebuah tantangan ganda bagi kariernya di tanah air.

"Itu bisa menjadi anugerah dan kutukan karena ada begitu banyak harapan dan kita belum berhak untuk memiliki harapan itu," ungkapnya.

Sumber: SuryaMalang
Halaman 2/3
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved