Malang Raya

Tewas! Pria Misterius yang Terjun dari Jembatan Lembah Dieng Malang Terkuak Identitasnya

Lelaki yang terjun di Jembatan Lembah Dieng, Kelurahan Pisang Candi, Kecamatan Sukun, Kota Malang akhirnya meninggal dunia

Tewas! Pria Misterius yang Terjun dari Jembatan Lembah Dieng Malang Terkuak Identitasnya
shutterstock
Ilustrasi. 

SURYAMALANG.COM, KLOJEN - Lelaki yang terjun di Jembatan Lembah Dieng, Kelurahan Pisang Candi, Kecamatan Sukun, Kota Malang akhirnya meninggal dunia, Minggu (13/5/2018). Identitasnya akhirnya juga diketahui.

Lelaki itu bernama Oki Putra Wijaya (23) asal Jl Ki Ageng Gribig Kelurahan Lesanpuro Kecamatan Kedungkandang Kota Malang. Oki meninggal dalam upaya perawatan oleh pihak RS Saiful Anwar Kota Malang.

Baca: Pria Bersarung Terjun dari Jembatan Lembah Dieng, Kota Malang

Ketika dievakuasi oleh Tim SAR dan kepolisian, luka di tubuh Oki parah. "Luka di bagian leher, sepertinya patah. Juga harus diberi bantuan oksigen tak lama setelah berhasil diangkat," ujar Avin Sunarko, dari Public Safety Center (PSC) 119 Kota Malang.

Tak lama dilarikan ke RSSA, Oki dinyatakan meninggal dunia. Saat ditemukan sekitar pukul 10.00 Wib, identitas Oki tidak diketahui. Warga sekitar jembatan Lembah Dieng tidak mengenal lelaki itu.

Akhirnya petugas hanya menyebutkan ciri-ciri lelaki tersebut. Lelaki itu memakai kaus berwarna biru, sarung, sandal jepit bertuliskan 'khusus wudhu', juga berambut keriting.

Setelah dinyatakan meninggal dunia saat di RSSA, polisi pun mencari identitasnya. Akhirnya polisi mendapati nama lelaki itu adalah Oki Putra Wijaya.

"Relawan akhirnya mendatangi alamat rumah yang tertera untuk memberitahu keluarga," imbuh Avin.

Ternyata benar, Oki tinggal di Jl Ki Ageng Gribig III/59 Kota Malang. Sekitar pukul 15.30 Wib, keluarga Oki sudah berada di Kamar Mayat RSSA.

Menurut tante Oki, Tantri, keponakannya depresi beberapa waktu terakhir. "Karena ada masalah keluarga," ujar Tantri.

Oki memiliki masalah dengan keluarga intinya. Karenanya, sejak SMP dia memilih tinggal bersama Tantri. Namun beberapa waktu terakhir, Oki terlihat depresi.

"Memang sering keluar rumah, dan kerap tidak pamit. Tadi pagi pulang untuk berganti baju, kemudian keluar lagi memakai baju biru itu dan sarung. Sering memakai sarung karena senang pergi dari masjid ke masjid," imbuh Tantri.

Sementara itu, salah seorang warga di sekitar jembatan, Sukatmi mengaku tidak mengetahui secara persis bagaimana Oki terjun dari jembatan.

"Cuma beberapa orang melihat dia mondar-mandir di sekitar jembatan tadi pagi. Tidak ada yang kenal," ujarnya.

Warga sekitar kaget mendapati seseorang sudah tergeletak di sisi barat sungai di atas rerumputan pinggir sungai.

Tubuhnya ditemukan di sisi selatan jembatan. Dia diperkirakan terjun dari bibir jembatan yang berjarak sekitar 50 meter dari ditemukannya tubuh Oki.

Penulis: Sri Wahyunik
Editor: eko darmoko
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help