Malang Raya
Universitas Negeri Malang Diserbu Ribuan Pendaftar Jalur Mandiri
Hari terakhir pendaftaran jalur mandiri Universitas Negeri Malang (UM) sampai pukul 16.00 WIB diserbu 8764 pendaftar, Selasa (10/7/2018)
Penulis: Sylvianita Widyawati | Editor: eko darmoko
SURYAMALANG.COM, KLOJEN - Hari terakhir pendaftaran jalur mandiri Universitas Negeri Malang (UM) sampai pukul 16.00 WIB diserbu 8764 pendaftar, Selasa (10/7/2018). Namun angkanya bisa bergerak lagi karena baru tutup menjelang pukul 00.00 WIB.
"Untuk pertama kalinya ini UM memakai nilai SBMPTN untuk jalur mandiri. Sekalian juga ini buat evaluasi kita kekurangannya di mana," jelas Wakil Rektor I Universitas Negeri Malang ( UM), Prof Dr Budi Eko Sutjipto MEd MSi kepada SURYAMALANG.COM, Selasa (10/7/2018).
Ia mencontohnya misalkan jika ada pendaftar yang di SBMPTN tidak memilih prodi yang tidak ada praktiknya. Namun kemudian di mandiri memilih prodi yang ada praktiknya.
"Belum tahu nilainya nanti dari mana mana?" kata Budi. Yang membedakan di jalur mandiri ini adalah pendaftar bisa mengambil jenjang sarjana (SI) atau vokasi (D3).
"Boleh misalkan dua-duanya jenjang S1. Atau ambil satu prodi saja kalau sudah yakin," kata Budi.
Vokasi dijadikan pilihan buat pendaftar jalur mandiri karena vokasi masih kurang peminatnya. Ia mencontohkan D3 Teknik Elektronika dan Teknik Otomotif masih minim peserta," jelasnya.
Maka jika bicara peluang diterima, kemungkinan besar di vokasi. Lanjutnya, UM ingin meletakkan dasar vokasi.
Nantinya bisa melanjutkan ke D4, bukan S1. Sebab D4 setara dengan jenjang S1 buat vokasi. Dikatakan, untuk UKT (Uang Kuliah Tunggal) buat mereka yang nanti diterima di UM lewat jalur mandiri adalah dari tinggi ke tinggi sekali.
"Juga tidak ada bidik misi," paparnya.
Dari data di web UM, UKT vokasi antara Rp 4,25 juta sampai Rp 5,7 juta persemester. Sedang uang SPSA (Sumbangan Pemeliharaan Sarana Akademik) yang dibayarkan satu kali sebesar Rp 7,5 juta sampai Rp 10 juta. Ada 11 prodi vokasi di UM.
Sedang jenjang S1, SPSA nya tertinggi Rp 25 juta dan UKT di atas Rp 5 juta sampai Rp 7,5 juta. Hasil seleksi jalur mandiri pada 18 Juli 2018 mendatang.
Dari jalur ini akan memenuhi kuota UM sebanyak 30 persennya. Pendaftar bisa bebas memilih tiga pilihan baik S1 atau D3. Namun sifatnya tidak wajib memilih.