Asian Games 2018
Di Balik Kesuksesan Pembukaan Asian Games 2018, Kevin Hendrawan & Ria Ricis Ungkap Kekecewaan
Di Balik Kesuksesan Pembukaan Asian Games 2018, Kevin Hendrawan & Ria Ricis Ungkap Kekecewaan
Penulis: Fakhri Hadi Pridianto | Editor: Adrianus Adhi
SURYAMALANG.com - YouTuber Indonesia, Kevin Hendrawan dan Ria Ricis mengaku telah mengalami insiden tak mengenakkan saat menghadiri acara pembukaan Asian Games 2018 yang digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) pada Sabtu (18/8/2018).
Kevin dan Ria Ricis mengaku kecewa dengan sistem tiket yang digunakan dalam acara tersebut.
Dilansir TribunWow.com, kekecewaan tersebut disampaikan Kevin dalam video yang diunggah dalam channel Youtube pribadinya, Minggu (19/8/2018).
Baca: Ingin Seperti Evan Dimas, Arek 13 Tahun ini Tiap Hari Berlari Putari Lapangan 5 Kali
Kevin mengatakan bahwa dirinya bukan kecewa karena acara yang digarap Wishnutama.
Namun, Kevin kecewa dengan sistem tiket acara pembukaan Asian Games 2018 tersebut.
"Aku bukan marah, cuma lebih ke kecewa dan sedih," kata Kevin.
Kevin mengatakan bahwa dirinya datang ke acara pembukaan Asian Games tersebut bersama dengan teman sesama YouTuber.
Baca: Inilah Potret Penyumbang Emas Pertama Indonesia, Defia Rosmaniar, Latihan Kerasnya Penuh Kisah Sedih
Baca: VIDEO - Tulus Menangis, saat Nyanyikan Indonesia Raya di Pembukaan Asian Games 2018
Salah satunya adalah Ria Ricis.
Kevin mengaku dirinya dan teman-teman telah membeli tiket VIP yang seharga Rp 5 juta.
"Aku duduk di VIP, harga satu tiket itu 5 juta. Buatku itu oke, tapi untuk sebuah tiket yang dijual di Indonesia itu cukup tinggi harganya," kata Kevin.
Awalnya, Kevin dan teman-teman merasa baik-baik saja ketika mereka telah duduk di kursi sesuai tiket.
Tak lama kemudian, mereka terusir karena ada pemilik lain di kursi tersebut.
Baca: Andil Besar Dalam Kesuksesan Pembukaan Asian Games 2018, Wishnutama Tuai Pujian Dari Para Selebritis
"Banyak tiket yang terduplikasi. Jadi nomornya sama persis dan tempat duduknya sama persis. Dan itu terjadi di kelas VIP," ungkap Kevin.
"Karena ada tiket yang terduplikasi, logikanya berarti kan tiket lebih dari jumlah kapasitasnya. Otomatis, aku dipindahin ke tempat duduk yang lain," tambahnya.
Tak hanya sekali, Kevin dan teman-temannya dipindah hingga dua kali di pintu masuk (gate) yang berbeda jauh.