Sidoarjo

Jaringan Narkoba Sidoarjo Libatkan Mahasiswa, Polisi Sita 15.000 Butir Pil Koplo

Jaringan narkoba Sidoarjo ini melibatkan mahasiswa. Lihat barang bukti yang disita polisi!

Jaringan Narkoba Sidoarjo Libatkan Mahasiswa, Polisi Sita 15.000 Butir Pil Koplo
SURYAMALANG.COM/M Taufik
Anggota Polresta Sidoarjo mengeler para tersangka yang terlibat dalam jaringan narkoba. 

SURYAMALANG.COM, SIDOARJO - Polresta Sidoarjo menangkap 29 tersangka yang diduga terlibat dalam peredaran narkoba.

Para tersangka itu ditangkap dalam waktu dua pekan terakhir.

Dalam kasus ini, polisi menyita 6,056 kilogram ganja, 20,92 gram sabu, dan 18.640 butir pil koplo dari 23 perkara.

( Baca juga : Lamar Kerja Tapi Disuruh Bayar Rp 600 Ribu, Pria Sidoarjo Ini Malah Curi Ponsel Karyawan HRD )

“Barang bukti paling besar dan paling banyak adalah jaringan narkoba Krian, Sidoarjo,” ungkap Kombespol Himawan Bayu Aji, Kapolresta Sidoarjo kepada SURYAMALANG.COM, Jumat (14/9/2018).

Terungkapnya jaringan ini berawal dari penangkapan Efendi Santoso (33).

Dalam penggerebekan di rumah warga Tropodo, Krian, Sidoarjo ini, polisi menemukan lima paket sabu seberat 1,68 gram.

( Baca juga : RUU Madrasah dan Pesantren Disahkan Jadi RUU Inisiatif DPR RI )

“Kemudian petugas mengembangkan, dan mendatangi rumah pengedarnya,” urai Himawan.

Rumah pengedar yang disasar adalah rumah Pris Dyas Prasmadani (24), warga Desa Keterungan, Krian, Sidoarjo.

Dalam penggerebekan di rumah Pris, petugas menemukan 4,5 kilogram ganja yang terbungkus dalam empat kotak dan tertutup koran.

( Baca juga : Terjungkal di Kandang Persib, Milan Petrovic Sebut Pemain Arema Hilang Konsentrasi di Babak Kedua )

Selanjutnya petugas menangkap Imsak Fadli Firmansyah (24), warga Tambak Tengah, Krian, Sidoarjo.

Pemuda yang berstatus mahasiswa ini diketahui merupakan jaringan dari Pris.

“Petugas menyita enam bungkus  ganja seberatnya 1,5 kilogram,” lanjut Himawan.

( Baca juga : Alasan Milan Petrovic hingga Arema FC Kalah dari Persib Bandung, Ada Momen Terlewat di Babak Pertama )

Dalam penggeledahan di rumah Imsak, polisi menemukan 15 plastik berisi pil koplo sebanyak 15.000 butir.

“Sekarang petugas juga masih mengembangkan jaringan narkoba tersebut.”

“Kami masih mencari bandar besar di belakang mereka,” kata Kompol Sugeng Poerwanto, Kasatreskoba Polresta Sidoarjo.

Penulis: M Taufik
Editor: Zainuddin
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help