Malang Raya
30 Persen Mahasiswa Universitas Brawijaya (UB) Malang Dapat Beasiswa
Mahasiswa Universitas Brawijaya (UB) Malang yang mendapat beasiswa sekitar 30 persen. BUMN, Kemenristekdikti dan perusahaan swasta
Penulis: Sylvianita Widyawati | Editor: eko darmoko
SURYAMALANG.COM, KLOJEN - Mahasiswa Universitas Brawijaya (UB) Malang yang mendapat beasiswa sekitar 30 persen. Selain dari BUMN, Kemenristekdikti juga dari perusahaan swasta.
"Cukup banyak jumlahnya. Sekitar 30 persenan," jelas Prof Dr Nuhfil Hanani MSi, Rektor UB usai nota kesepahaman dengan Japfa Foundation di gedung rektorat lantai 6, Senin (24/9/2018).
Untuk Bidik Misi bisa sampai selesai kuliah. Sedang yang dengan perusahaan swasta kadang bisa diganti penerimanya jika prestasinya turun. Dengan adanya beasiswa, lanjut Nuhfil, bisa membantu mahasiswa.
Apalagi diakui UKT (Uang Kuliah Tunggal) di UB agak mahal. "Bahkan lebih dari ITS," jawabnya.
Untuk mendapatkan beasiswa, maka mahasiswa melakukan pengajuan aplikasi. Setelah itu, universitas akan menyeleksinya.
Seperti dengan Japfa, khusus buat Fakultas Peternakan dan Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK) karena masih linier dengan bisnis Japfa di bidang peternakan.
"Dari kita hanya menyediakan beasiswa buat 20 mahasiswa," jelas Andi Prasetyo, Head of Foundation.
Beasiswa dimulai sejak semester lima. Pemberian diberikan per semester. Sehingga mereka menjadi sarjana peternakan.
Komponen beasiswa berupa tunjangan langsung dan tak langsung. Tunjangan langsung berupa uang saku, tunjangan penelitian dan skripsi.
Sedang yang non langsung berupa tunjangan pendidikan semester, kegiatan sosial, bimbingan karier, bimbingan akademik serta kursus bahasa Inggris.
"Itu satu paket buat penerima beasiswa" jawab Andi.
Selain bekerjasama dengan perguruan tinggi, juga dengan SMK di beberapa daerah untuk pendidikan peternakan. Antara lain SMKN di Kabupaten Kediri, di NTT, Kalimantan Selatan dll.