Malang Raya

Pengakuan Rendra Kresna Perihal Penggeledahan Tim KPK di Ruang Kerjanya

Saat penggeledahan KPK, Bupati Malang, Rendra Kresna menyaksikan secara langsung di lokasi.

Pengakuan Rendra Kresna Perihal Penggeledahan Tim KPK di Ruang Kerjanya
hayu yudha prabowo
PENGGELEDAHAN KPK - Bupati Malang, Rendra Kresna, memasuki rumah dinas usaiemberikan keterangan pada wartawan paska penggeledahan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Kantor Bupati Malang di Kawasan Pendopo Kabupaten Malang, Jalan H Agus Salim, Kota Malang, Senin (8/10/2018) malam. Penggeledahan KPK ini menurut Bupati Malang, Rendra Kresna menindaklanjuti aduan masyarakat terkait DAK Pendidikan 2011 dan dana kampanye. 

SURYAMALANG.COM, KLOJEN - Bupati Malang, Rendra Kresna, membenarkan adanya penggeledahan oleh tim Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di rumah dinasnya, pendapa Kabupaten Malang, Jl Agus Salim, Senin (8/10/2018).

Saat penggeledahan, Bupati Malang, Rendra Kresna menyaksikan secara langsung di lokasi.

Penggeledahan tersebut dilakukan oleh 7 orang dari KPK dan dikawal oleh kepolisian.

Dari penggeledahan tersebut beberapa dokumen dibawa oleh KPK untuk diperiksa. Beberapa dokumen yang turut dibawa KPK adalah dokumen kepegawaian dan dokumen pengaduan masyarakat.

Rendra Kresna mengakui bahwa penggeledahan tersebut memang dilakukan sejak pukul 18.00.

Penggeledahan baru selesai sekitar pukul 20.15 WIB.

PENGGELEDAHAN KPK - Bupati Malang, Rendra Kresna, memberikan keterangan pada wartawan usai penggeledahan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Kantor Bupati Malang, kawasan Pendapa Kabupaten Malang, Jalan H Agus Salim, Kota Malang, Senin (8/10/2018) malam. Penggeledahan KPK ini menurut Rendra Kresna menindaklanjuti aduan masyarakat  terkait DAK Pendidikan 2011 dan dana kampanye.
PENGGELEDAHAN KPK - Bupati Malang, Rendra Kresna, memberikan keterangan pada wartawan usai penggeledahan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Kantor Bupati Malang, kawasan Pendapa Kabupaten Malang, Jalan H Agus Salim, Kota Malang, Senin (8/10/2018) malam. Penggeledahan KPK ini menurut Rendra Kresna menindaklanjuti aduan masyarakat terkait DAK Pendidikan 2011 dan dana kampanye. (hayu yudha prabowo)

Tim KPK tidak memberikan keterangan apapun, langsung meninggalkan kawasan pendapa menggunakan dua mobil.

"Kebetulan ruang kerja dan rumah dinas saya memang berdekatan. Jadi tadi memang benar ada penggeledahan. Beberapa barang bukti juga sudah dibawa oleh KPK," ucapnya, Senin (8/10/2018).

Namun demikian, Rendra Kresna enggan membeberkan secara detail apa saja yang dilakukan oleh KPK selama penggeledahan.

Ia hanya menyebut bahwa memang KPK membawa beberapa dokumen dari ruang kerjanya.

"Tadi juga saya diminta menandatangani berita acara penggeledahan. Juga berita acara barang bukti dan STPBB," tambahnya.

Lebih lanjut, Rendra menjelaskan bahwa untuk penggeledahan kali ini tidak hanya rumah dinasnya tetapi juga rumah pribadinya. 

Adapun penggeledahan ini merupakan kaitan dari kasus DAK Pendidikan tahun 2011 dan dana kampanye dirinya ketika kembali mencalonkan Bupati Malang pada periode kedua.

"Kebetulan tadi saya memang dari arah Surabaya. Jadi saya langsung menuju ke pendapa ketika mendapat kabar ada penggeledahan dari KPK," tandasnya.

Baca: FACEBOOK LIVE - Inilah Suasana Penggeledahan Kantor Bupati Malang, Rendra Kresna

 

PENGGELEDAHAN KPK - Polisi berjaga-jaga saat berlangsung penggeledahan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Kantor Bupati Malang, kawasan Pendapa Kabupaten Malang, Jalan H Agus Salim, Kota Malang, Senin (8/10/2018) malam. Penggeledahan KPK ini menurut Bupati Malang, Rendra Kresna, menindaklanjuti aduan masyarakat terkait DAK Pendidikan 2011 dan dana kampanye.
PENGGELEDAHAN KPK - Polisi berjaga-jaga saat berlangsung penggeledahan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Kantor Bupati Malang, kawasan Pendapa Kabupaten Malang, Jalan H Agus Salim, Kota Malang, Senin (8/10/2018) malam. Penggeledahan KPK ini menurut Bupati Malang, Rendra Kresna, menindaklanjuti aduan masyarakat terkait DAK Pendidikan 2011 dan dana kampanye. (hayu yudha prabowo)
Penulis: Alfi Syahri Ramadan
Editor: yuli
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved