Surabaya

Ketika Pencuri Mobil di Pasuruan Bertemu dan Minta Maaf ke Pemilik Mobil

Bagaimana jadinya bila pencuri bertemu dengan korban? Begini suasana pertemuan pencuri dan korban di Mapolda Jatim, Surabaya.

Editor: Zainuddin
sepositif.com.
ilustrasi 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Pradhitya Fauzi

SURYAMALANG.COM, SURABAYA – Tersangka pencurian mobil bertemu dengan pemilik mobil di halaman Ditreskrimum Polda Jatim, Senin (8/10/2018).

Tiba-tiba otak pencurian mobil itu, yakni M Imron minta maaf kepada pemilik mobil.

Imron langsung menarik tangan korban. Dia menjabat tangan korban, lalu menciumnya.

“Maafkan saya ya, pak,” ujar Imron.

( Baca juga : Rangkuman Kejadian Jatim Kemarin, Mulai Penggeledahan KPK di Malang sampai Temuan Mayat di Jombang )

Pemilik mobil yang bernama Solihan itu langsung memaafkan Imron.

Solihan adalah pemilik mobil Kijang warna biru nopol P 304 J.

“Iya,” jawab Solihan sambil tersenyum.

Solihan mengaku kehilangan mobilnya saat diparkir di depan rumahnya di Desa Watu Kosek, Gempol, Kabupaten Pasuruan pada awal September 2018.

( Baca juga : Gara-gara Uang Cicilan Mobil, Debt Collector Asal Bangkalan Ini Masuk Penjara di Surabaya )

“Saat itu saya memarkir mobil di depan rumah,” ujar Solihan.

Pencurian itu terjadi sekitar pukul 01.00 WIB.

“Tersangka (Imron, red.) tidak hanya mencuri. Dia juga sebagai penadah barang curian,” beber AKBP Juda Nusa Putra, Wadirreskrimum Polda Jatim.

Selain Imron, polisi juga menangkap Solihin.

( Baca juga : 2 Pemuda Surabaya Ini Simpan Sabu di Tempat Tak Biasa, Lihat Genggaman Tangannya! )

Juda menambahkan Solihin merupakan spesialis pencurian motor.

Solihin telah beraksi di 11 lokasi.

“Kami masih memburu empat anggota komplotan ini.”

“Biasanya komplotan ini menampung hasil curian di rumah Imron.”

“Setelah barangnya dijual di Madura,” terangnya.

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved