Surabaya

Banyak Kepala Sekolah Pensiun, Dindik Jatim Siapkan Rotasi Kepsek SMA/SMK Lintas Daerah

Dinas Pendidikan (Dindik) Jatim akan melakukan penyegaran untuk pengisian jabatan kepala sekolah SMA/SMK yang kosong.

Banyak Kepala Sekolah Pensiun, Dindik Jatim Siapkan Rotasi Kepsek SMA/SMK Lintas Daerah
SURYAMALANG.COM/Hayu Yudha Prabowo
Ilustrasi siswa SMA 

SURYAMALANG.COM, SURABAYA - Tahun ini Sejumlah kepala sekolah tingkat SMA/SMK negeri banyak yang memasuki masa pensiun. Untuk itu, Dinas Pendidikan (Dindik) Jatim akan melakukan penyegaran untuk pengisian jabatan kepala sekolah yang kosong.

Dari total sekolah negeri di Jatim dengan 423 SMA dan 296 SMK, hanya 43 SMA/SMK negeri yang akan dilakukan penyegaran kepala sekolah karena memasuki masa pensiun dan sebab lain seperti meninggal.

Di Surabaya, sekolah yang akan dilakukan penyegaran jabatan kepala sekolah adalah SMKN 5 Surabaya, SMKN 10 Surabaya dan SMKN 7 Surabaya.

Kepala Dindik Jatim, Saiful Rachman mengungkapkan, ketiga sekolah yang ada di Surabaya merupakan salah satu sekolah yang besar.

Pengajuan pengisian jabatan kepala sekolah yang kosong masih dalam tahap pembahasan. Kemungkinan hasil putusan akan bisa dilihat pada minggu kedua bulan November.

“Usulan akan bicarakan dengan BKP dan Sekdaprov. Karena Akhir November beberapa kepsek baru harus segera berada di lingkungan sekolah yang baru,” ungkapnya, Rabu (7/11/2018).

Upaya penyegaran ini diusahakan secepatnya karena adanya persiapan USBN dan Ujian Nasional pada bulan Desember.

Selain Surabaya, beberapa kota lain di Jatim seperti Sidoarjo dan Malang menjadi sekolah paling banyak yang harus dilakukan penyegaran kepala sekolah.

Wilayah lain, seperti Lamongan, Gresik, Nganjuk, Mojokerto, Banyuwangi, Nganjuk dan Pacitan juga akan dilakukan hal yang sama.

“Penempatan kepsek nantinya bisa lintas daerah. Namun kami juga harus pertimbangkan jarak, pengalaman, dan kepemimpinan mereka,” tuturnya.

Sehingga para kepsek yang baru ini bisa mengajar di sekolah pinggiran karena bebannya tidak terlalu berat. Jika kepemimpinannya berhasil tidak menutup kemungkinan akan dipindahkan ke sekolah-sekolah favorit.

“Kami lihat track record kepala sekolah di Jatim. Mana yang kualitasnya bagus di daerah dia bisa beradaptasi siswa yang banyak dan sekolah yang favorit bisa saja mengisi kursi kosong SMK di Surabaya atau sekolah favorit di daerah lainya,” pungkasnya.

Penulis: sulvi sofiana
Editor: Achmad Amru Muiz
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved