Malang Raya
Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Jatim Sebut Kampung Sanan sebagai Kampung Industri Mapan
Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Jawa Timur berkunjung ke kampung Sanan, sentra industri tempe di Kota Malang, Selasa (27/11/2018).
Penulis: Mochammad Rifky Edgar Hidayatullah | Editor: yuli
SURYAMALANG.COM, BLIMBING - Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Jawa Timur berkunjung ke kampung Sanan, sentra industri tempe di Kota Malang, Selasa (27/11/2018).
Ilham Irianto, kepala seksi pascapanen dan pengolahan hasil pangan wilayah Jawa Timur, mengatakan, kunjungannya ke Sanan dalam rangka pelatihan kepada 45 petugas kabupaten dan pengusaha kedelai se-Jawa Timur.
Dalam kunjungannya tersebut, rombongan diajak untuk melihat proses pembuatan kripik tempe dan proses perawatan kedelai-kedelai berkualitas yang siap untuk di olah.
"Dengan adanya kegiatan seperti ini, kami ingin dari mereka bisa menjadikan kegiatan ini sebagai nilai tambah dan bisa mencontoh pelaku usaha yang sudah maju seperti di Kampung Sanan ini," ucapnya.
Menurut Ilham, Sanan sudah terkenal dengan industri tempenya di berbagai daerah di Indonesia bahkan di dunia.
Ia berharap kepada para peserta nantinya dapat mengambil pelajaran sebagai bekal dalam mengolah kedelai menjadi beragama pokok makanan.
"Olahan kedelai kan macam-macam, ada tempe, tahu, kecap dan lain sebagainya, dan yang terkenal ialah Tempe Sanan. Siapa tahu pelaku usaha kedelai se Jawa Timur ini bisa mengikuti UKM yang ada di Kampung Sanan ini," ujarnya.
Sementara itu, Arif Sofyan Hadi, ketua paguyuban UKM Tempe Sanan, merasa senang menerima kunjungan ini.
"Ini bisa menjadi bukti Kampung Sanan merupakan kampung yang mempunyai Industri olahan Tempe terbaik," ucapnya.
"Paguyuban ini umurnya masih muda sekitar dua tahunan. Dulu sempat ada, namun vakum. Sejak vakum, hampir tidak ada kunjungan sama sekali. Oleh karena itu kami bentuk lagi dan mulai mengajak masyarakat untuk mengunjungi industri tempe yang terletak di dalam kampung," ujarnya.