Malang Raya

Menabung Lima Tahun, Siswa SD Plus Qurrota A'yun Bisa Naik Pesawat ke Jakarta

Sebanyak 50 siswa kelas 5 SD Plus Qurrota A'yun Kota Malang mengunjungi DPRD Kota Malang

Penulis: Sylvianita Widyawati | Editor: Zainuddin
SURYAMALANG.COM/Sylvianita Widyawati
Suasana kunjungan siswa kelas 5 sd plus qurrota a'yun di dprd kota malang, senin (21/1/2019). mereka diterima oleh anggota dewan dari Komisi D dan Komisi C. 

SURYAMALANG.COM, KLOJEN - Sebanyak 50 siswa kelas 5 SD Plus Qurrota A'yun Kota Malang mengunjungi DPRD Kota Malang, Senin (21/1/2019).

Ini kunjungan sebelum mereka wisata edukasi ke Jakarta dengan naik pesawat. Berangkat pada 24 Januari-26 Januari 2019.

“Ke Jakarta dengan menabung selama lima tahun. Ini tahun ketujuh bagi siswa sekolah kami,” jelas Rokhmad, kepala sekolah kepada SURYAMALANG.COM.

Setiap membayar SPP bulanan termasuk tabungan Rp 25.000 selama lima tahun.

Sehingga kekurangannya bisa ditambahi sedikit.

Mariella Putri Widyatama, salah satu menyatakan senang bisa ke Jakarta bersama teman-temannya.

“Bisa menambah pengalaman. Apalagi mengunjungi berbagai tempat seperti ke gedung DPR RI, Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan, gedung KPK dll,” paparnya.

Sejak awal kelas 1, wali murid sudah diberi tahu mengenai rencana wisata edukasi ke Jakarta.

Sehingga begitu masuk semester dua kelas 5, ia juga menantikan bisa ke Jakarta.

Saat datang ke dewan, mereka diterima lima anggota dari Komisi C dan D usai sidang paripurna. Yaitu M Syaiful Ali Fatah dari Komisi D, kemudian empat anggota Komisi C yaitu Sulastri, Masduki, Dito Arif Nurahmadi, dan Nicolia Munzir.

Syaiful menjelaskan mengenai tugas dewan kepada para siswa.

“Ini model pendidikan yang bagus sehingga siswa bisa mengetahui praktik di lapangan,” kata Sulastri saat di acara.

Sehingga mereka bisa mendapat pengalaman dan memiliki cita-cita luhur.

“Ada yang punya cita-cita jadi anggota dewan?” tanya Syaiful ke mereka.

Namun cita-cita mereka beragam. Dijelas Rokhmad di forum itu, siswa juga akan mengunjungi tugu Monas.

Mereka akan membuat 10 impian.

Tulisan itu harus dibuat yang bagus dan kemudian di pigura dibawa pulang ke rumah.

Lain waktu apa saja yang sudah berhasil  dari 10 impiannya itu diharapkan bisa menjadi pendorong keberhasilan mereka.

Menulis 10 impian itu terinspirasi dari tayangan film Laskar Pelangi yang telah mereka tonton beberapa waktu lalu.

Sumber: Surya Malang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved