Kronologi Driver Ojek Online Bentak dan Cabuli Siswi SMP, Modusnya Menyamar Jadi Polisi
Kronologi Driver Ojek Online Bentak dan Cabuli Siswi SMP, Modusnya Menyamar Jadi Polisi
Penulis: Fakhri Hadi Pridianto | Editor: Dyan Rekohadi
SURYAMALANG.com - Kejahatan asusila terhadap anak di bawah umur kembali terjadi.
Kali ini menimpa seorang siswi SMP di Kota Pematangsiantar.
Remaja yang namanya disamarkan sebagai Mawar (13), terkejut saat dibentak oleh seorang driver ojek online bernama Daniel Mangain Tua Harlanja saat berada di pinggir jalan usai sekolah pada 19 Januari 2019 lalu.
Pasalnya, driver ojek online tersebut menyamar sebagai polisi.
Mangain menuduh Mawar sebagai bandar narkoba jenis sabu.
"Pelaku mengaku sebagai polisi terhadap korban."
"Pelaku menuduh korban sebagai bandar sabu."
"Korban ketakutan dan ikut dengan pelaku," ujar Kasubag Humas Polres Siantar, Iptu Resbon Gultom, Selasa (29/1/2019), dilansir dari Tribun Medan.
• Siswi & Siswa SMP Madiun Berhubungan Intim di Kamar Remang-remang, Video Tersebar Karena Putus Cinta
• Nama Jan Ethes Cucu Jokowi Sering Dikira Istilah Asing, Gibran Rakabuming Beberkan Makna Sebenarnya
• Ini Alasan Penyidik Polda Jatim Menahan Vanessa Angel
• Sel Ahmad Dhani Akan Dipisah Dari Para Tahanan Lain di LP Cipinang, Alasannya Karena Idap Penyakit
Pelaku membawa korban dengan sepeda motor menuju rumah sakit Horas Insani Kita Pematangsiantar.
Pelaku beralasan akan melakukan cek fisik korban.
Lalu, pelaku membawa korban ke dalam kamar mandi.
Di dalam kamar mandi, pelaku melakukan hal tidak senonoh.
Setelah itu, pelaku membawa korban keliling tetap dengan menggunakan sepeda motor.
Pelaku langsung mengembalikan korban ke posisi awal membawa korban.
Setelah kejadian itu, Mawar melaporkan kejadian tersebut kepada ibunya.