Malang Raya

Isu Hoax Soal Tsunami Bikin Pantai Balekambang & Pantai Ngliyep di Malang Sepi Dikunjungi Wisatawan

Isu Hoax Soal Tsunami Bikin Pantai Balekambang & Pantai Ngliyep di Malang Sepi Dikunjungi Wisatawan

Penulis: Mohammad Erwin | Editor: eko darmoko
SURYAMALANG.COM/M Erwin
Panorama sunset di Pantai Ngliyep, Kabupaten Malang. 

SURYAMALANG.COM, KEPANJEN - Kelesuan kunjungan wisata sempat terjadi di Pantai Balekambang dan Pantai Ngliyep di Kabupaten Malang, beberapa waktu lalu, tepatnya saat libur Natal dan Tahun Baru 2019. Ini, dikarenakan lantaran isu kurang sedap yang belum tentu kebenarannya yakni kabar hoax bencana tsunami.

Untuk itu, Perusahaan Daerah (PD) Jasa Yasa Kabupaten terus melakukan upaya agar kunjungan wisata di wilayah pantai yang dikelolanya, kembali meningkat kunjungan.

Ahmad Faiz Wildan selaku Direktur Utama PD Jasa Yasa turut mengungkapkan kekecewaanya terkait isu hoax yang beredar. Ia menilai kabar tersebut tak sama sekali benar.

"Pantai Balekambang tetap buka seperti biasa dan tidak ada tsunami. Kabar yang sempat beredar itu hoax," ungkap Wildan ketika dikonfirmasi, Minggu (3/2/2019).

Selain merugikan pihaknya, kelesuan pengunjung yang diakibatkan oleh kabar hoax tsunami itu juga dinilai mempengaruhi para pedagang lokal.

"Di Balekambang kan juga banyak pedagang. Saat dulu sebelum ada kabar hoax saat pergantian tahun baru, sempat terjadi kemacetan karena wisatawan yang antri di loket menuju Balekambang. Kondisi itu dimanfaatkan warga lokal untuk berjualan pada sepanjang jalan ke Balekambang," papar Wildan.

Kini, Wildan menegaskan, Pantai Balekambang dan Ngliyep dalam kondisi yang aman untuk dikunjungi. Wildan bersama pihaknya terus lakukan upaya agar kunjungan wisata alami peningkatan. Salah satunya dengan menggelar sholawat dan doa bersama.

Kegiatan tersebut tak lain bertujuan, sebagai cara  mengucap rasa syukur dan memohon perlindungan kepada Tuhan.

"Kita tetap harus berdoa memohon perlindungan Allah. Serta tak lupa mengucapkan syukur. Rencananya, kami akan adakan sholawat bersama. Acara itu juga diikuti oleh seluruh pedagang dan para pengunjung yang berkunjung," tandas Wildan.

Sumber: Surya Malang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved