Malang Raya
Oknum Guru Diduga Pelaku Cabul 20 Anak Menghilang Dari Sekolah Di Kota Malang
Kepala Sekolah mengaku tidak mengetahui keberadaan guru IM saat ini. Ia juga menegaskan sudah melaporkan kejadian itu ke Dinas Pendidikan Kota Malang.
Penulis: Benni Indo | Editor: Achmad Amru Muiz
SURYAMALANG.COM, KLOJEN - Kepala Sekolah SDN Kauman 3, Irina Rosemaria mengatakan, kalau IM, oknum guru olah raga yang diduga melakukan pencabulan ke sejumlah muridnya, sudah tidak ada di sekolah. IM tidak berada di SDN Kauman 3 semenjak sekolah mengetahui adanya peristiwa itu Januari lalu.
"Yang bersangkutan sudah tidak di sini lagi," ujarnya, Senin (11/2/2019).
Irina mengaku tidak mengetahui keberadaan IM saat ini. Ia juga menegaskan sudah melaporkan kejadian itu ke Dinas Pendidikan Kota Malang.
Irina menjelaskan secara detail peristiwa itu ke Kepala Dinas Pendidikan Kota Malang, Zubaidah. "Kalau sekolah sudah menyelesaikan secara prosedural. Sudah saya jelaskan ke atasan saya," ungkapnya.
Irina mengatakan, tidak bisa memberikan keterangan lebih kepada media. Sejumlah pertanyaan wartawan terkait adanya pertemuan tanggal 29 Januari yang dihadiri sekitar 20 walimurid tidak dijawab.
Pun saat dikonfirmasi bahwa IM telah mengakui perbuatannya di hadapan Irina. "Saya tidak bisa memberi keterangan. Saya diperintah atasan, tidak usah disampaikan apa-apa," katanya.
Sementara di Kantor Dinas Pendidikan Kota Malang pada pukul 09.00 WIB, dari sejumlah pegawai Dinas Pendidikan mengaku tidak mengetahui keberadaan IM.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kota Malang, Zubaidah sedang dalam perjalanan ke Jakarta saat dihubungi. "Saya tidak bisa menjelaskan lewat telefon. Saya sedang ke Jakarta," ujar Zubaidah lewat sambungan telefon ke Suryamalang.com.