Kabar Tulungagung

Sadis! Wahyudi Sengaja Letakkan Tubuh Ichwan di Atas Rel Kereta Api di Tulungagung

Sesosok mayat tergeletak di rel kereta di Desa Ketanon Kecamatan Kedungwaru, Kabupaten Tulungagung, pada 21 September 2017 silam. Kondisinya mengenas

Sadis! Wahyudi Sengaja Letakkan Tubuh Ichwan di Atas Rel Kereta Api di Tulungagung
ist
REKONSTRUKSI - Wahyudi (47) memeragakan adegan saat dia meletakkan tubuh M Ichwan (23) yang sekarat di atas rel kereta api wilayah Tulungagung. Cara ini dilakukan Wahyudi untuk mengaburkan perbuatannya yang membunuh dan merampok Ichwan, pada 17 September 2017 silam. 

SURYAMALANG.COM, TULUNGAGUNG - Sesosok mayat tergeletak di rel kereta di Desa Ketanon Kecamatan Kedungwaru, Kabupaten Tulungagung, pada 21 September 2017 silam. Kondisinya mengenaskan, tubuh hancur karena terlindas kereta api.

Awalnya sosok mayat ini diduga sebagai korban tabrak kereta api. Namun polisi yang melakukan olah TKP meyakini, korban bukan meninggal dunia karena ditabrak kereta. Namun dibunuh lebih dulu, kemudian mayatnya diletakkan di atas rel kereta api.

“Identitas korban saat itu Muhamad Ichwan, 23 tahun asal Desa Candirejo Kecamatan Ponggok, Blitar,” terang Kasubag Humas Polres Tulungagung, AKP Sumaji, Selasa (11/2/2019).

Apalagi saat itu uang serta motor korban tidak ditemukan di lokasi kejadian. Kasus ini menemui titik terang setelah Polsek Kepung, Kabupaten Kediri menangkap Wahyudi (47), warga Desa Canggu Kecamatan Badas, Kabupaten Kediri pada Minggu (3/2/2019).

Wahyudi ditangkap dalam kasus pencurian kendaraan bermotor.

Namun dalam pengembangan penyelidikan, Wahyudi mengaku juga membunuh Ichwan untuk mengambil uang dan motornya.

Wahyudi pun dibawa ke Polres Tulungagung untuk melakukan penyidikan. Untuk mengungkap perbuatannya, polisi melakukan rekonstruksi di lokasi kejadian, Selasa (11/2/2019).

“Rekonstruksi memeragakan 17 adegan, bagaimana pelaku menghabisi korban. Dari rekonstruksi diketahui, korban dipukul dua kali dengan helm di bagian belakang kepala,” tambah Sumaji.

Usai dipukul sebenarnya Ichwan masih sekarat dan belum meninggal dunia. Wahyudi kemudian membopong tubuh Ichwan menuju rel kereta api, dan meletakkan tubuhnya begitu saja. Wahyudi berharap semua akan mengira Ichwan tewas karena ditabrak kereta api.

Wahyudi ingin mengambil uang Rp 1.000.000 milik Ichwan dan mengambil motor Honda Beat AG 5873 II.

Halaman
12
Penulis: David Yohanes
Editor: yuli
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved