Malang Raya
Polisi Datangkan Psikiater untuk Periksa Kejiwaan Sugeng Angga Santoso, Pemutilasi Wanita 34 Tahun
Untuk memeriksa kondisi kejiwaan Sugeng Angga Santoso, terduga pelaku mutilasi, Polres Malang Kota mendatangkan pasikiater.
Penulis: Benni Indo | Editor: yuli
SURYAMALANG.COM, KLOJEN – Untuk memeriksa kondisi kejiwaan Sugeng Angga Santoso, terduga pelaku mutilasi, Polres Malang Kota mendatangkan pasikiater.
Dari hasil pemeriksaan itu, polisi akan melakukan proses selanjutnya yaitu kemungkinan penahanan.
Hal itu disampaikan Kapolres Malang Kota AKBP Asfuri saat ditanya wartawan pada Kamis (16/5/2019) siang.
“Pelaku masih dilakukan pemeriksaan oleh psikiater. Tim Labfor Polda Jatim juga sudah ada di Polres Malang Kota,” ujar Asfuri, Kamis (16/5/2019).
Tim Labfor Polda Jatim memeriksa sejumlah barang bukti yang ditemukan di TKP. Tim Labfor Polda Jatim juga bertugas untuk mengetahui penyebab kemarian korban.
“Tim otopsi masih bekerja untuk membuktikan apa benar korban meninggal karena sakit atau penyebab lain. Kami juga memeriksa identitas korban,” tambah Asfuri.
Sejauh ini, polisi masih belum bisa menunjukkan identitas sebenarnya korban. Sebelumnya, polisi hanya menunjukkan sketsa wajah korban.
Ditanya apakah Sugeng akan ditahan, Asfuri mengatakan penahanan akan dilakukan setelah adanya hasil pemeriksaan oleh Tim Labfor Polda Jatim.
“Kepastiannya menunggu hari ini,” paparnya.
Ditanya terkait pasal yang akan diterapkan terhadap pelaku, Asfuri belum bisa menjelaskan. Polisi masih melakukan identifikasi dan pendalaman kasus untuk menetapkan pasal yang tepat.
“Kalau pasal, kami sampaikan saat konpres saja nanti. Secara lengkap akan kami sampaikan,” terangnya.
Sugeng, terduga pelaku mutilasi di Kota Malang, ditangkap petugas Polres Malang Kota pada Rabu (15/5/2019) pukul 15.30 WIB, satu hari setelah mayat korban ditemukan.
Pria berusia 49 tahun ini ditangkap di Jalan Laksamana Martadinata, Kota Malang setelah Tim K-9 melakukan penyisiran menggunakan anjing pelacak.
Sugeng ditangkap di depan persemayaman jenazah, Panca Budhi, Jalan Laksamana Martadinata setelah anjing pelacak Tim K-9 sempat berdiam lama di tempat tersebut.