Ide Wirausaha
Beli Franchise Wafel, Siapkan Modal Rp 15 Juta
Bila mitra ingin memakai booth dikenakan tambahan biaya mulai Rp 7 - 10 juta.
SURYA Malang, JAKARTA – Ingin berjualan wafel tanpa harus repot-repot memulainya dari nol? Jalur kemitraan atau membeli franchise jadi jawabnya.
Salah satu gerai wafel yang menawarkan kemitraan, adalah gerai asal Tangerang, Waffle Liz.
Pendiri Waffle Liz, Subiarto, menawarkan kemitraan paket investasi Rp 15 juta.
Fasilitas yang didapatkan mitra, terdiri dari dua mesin pembuat wafel listrik, tepung wafel untuk 98 porsi, perlengkapan promosi, handuk, kipas angin kecil, wadah topping, kemasan wafel, dan lain-lain.
“Bila mitra ingin memakai booth dikenakan tambahan biaya mulai Rp 7 - 10 juta,” ujar Subiarto.
Nah, nantinya, produk wafel ini dihargai mulai Rp 10.000 sampai Rp 12.000 per porsi. Namun, bila dijual di mal, harganya menjadi Rp 14.500.
Bagaimana dengan omzetnya? Subiarto menargetkan, mitra usaha bisa mengantongi omzet harian sekitar Rp 725.000.
Dengan asumsi penjualan sehari mencapai 50 wafel. Dengan laba bersih sekitar 50% dari omzet, mitra bisa balik modal dalam waktu enam bulan sampai 12 bulan.
"Syaratnya, lokasi berjualan harus strategis," ujarnya.
Subiarto menjanjikan membantu melakukan survei lokasi.
Menurutnya, lokasi harus di tempat ramai, seperti sekolah atau pusat perbelanjaan.
Kabar baiknya, Subiarto tak memungut franchise fee atau royalty fee.
Namun, mitra wajib membeli bahan baku dari pusat yang terdiri dari tepung wafel. Sementara bahan lain boleh beli di luar.