Demi Malang Bebas Kumuh, Wali Kota M Anton Gandeng Unmer

Anton merasa perlu menggandeng akademisi mengingat luas lingkungan kumuh di Kota Malang mencapai 608 hektar, dan tiap hektarnya dihuni sekitar 50 KK.

Editor: fatkhulalami
SURYAMALANG.COM/Adrianus Adhi
Wali Kota Malang M Anton saat memberi sambutan usai penandatanganan kerja sama progam Malang Tanpa Kumuh yang berlangsung di Gedung Rektorat Unmer, Kamis (5/3/2015) pagi. 

SURYAMALANG.COM, KLOJEN - Pemerintah Kota (Pemkot) Malang menjalin kerja sama dengan Universitas Merdeka (Unmer) Malang merevitalisasi lingkungan kumuh. Penandatanganan kerja sama berlangsung di Gedung Rektorat Unmer, Kamis (5/3/2015).

Wali Kota Malang, M Anton yang juga hadir dan menandatangani kerja sama ini, memaparkan bahwa progam 'Malang tanpa Kumuh' merupakan turunan dari progam Pemerintah Pusat.

"Kota Malang adalah satu dari delapan kota/kabupaten yang ditunjuk melaksanakan progam ini," ungkap Anton dalam sambutannya.

Meski demikian, Anton merasa perlu menggandeng akademisi mengingat luas lingkungan kumuh di Kota Malang mencapai 608 hektar, dan tiap hektarnya dihuni sekitar 50 KK.

Luasan yang besar itu, disebabkan hitungan Pemkot Malang dilakukan melalui kriteria rumah yang berada di bantaran sungai, rumah yang terbuat dari triplek, dan sanitasi yang buruk.

"Jumlahnya sangat besar karena arus urbanisasi ke kota ini juga sangat besar," kata Anton.

Ia berharap persoalan ini segera selesai dengan menggandeng akademisi.
"Target kami di tahun 2019 tidak ada lagi lingkungan kumuh di Kota Malang tercinta ini," katanya.

(Adrianus Adhi)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved