Breaking News:

Ngawi

Sumber Slamet Santap Truk di Ngawi, Korban Terlempar dan 2 Tewas

Sopir bus melajukan kendaraannya dengan ugal-ugalan. Menuutnya, saudaranya yang meninggal itu karena terpental dan terlempar dari tempat duduknya.

Editor: fatkhulalami
SURYAMALANG.COM/Sudarmawan
Bus Sumber Selamat W 7084 UZ ringsek di bagian bodinya usai bertabrakan di jalan Raya Ngawi - Solo tepatnya Desa Kauman, Kecamatan Widodaren, Kabupaten Ngawi, Selasa (31/3/2015). 

SURYAMALANG.COM, NGAWI - Kecelakaan maut terjadi di jalan Raya Ngawi - Solo tepatnya di Desa Kauman, Kecamatan Widodaren, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, pada Selasa (31/3/2015) malam.

Bus Sumber Selamat bernopol W 7084 UZ yang sarat penumpang tabrakan melawan truk gandeng AG 8369 UA itu. Akibat kecelakaan ini, sedikitnya dua orang tewas dan 12 penumpang lainnya mengalami luka berat dan ringan.

Kedua korban tewas itu, masing-masing adalah Titik Lestari (33), warga Klatak, Klaten, Jawa Tengah dan Riyadi Budiarjo (45), warga Turen Mulur, Bendosari, Sukoharjo, Jawa Tengah.

Para korban tewas langsung dilarikan ke RSUD dr Soeroto Kabupaten Ngawi. Sedangkan korban luka berat dan ringan dilarikan ke Puskesmas Mantingan untuk mendapatkan perawatan. Dengan rincian 6 korban luka berat dan 6 korban luka ringan.

Tidak hanya itu, selain menyebabkan kemacetan hingga 2 kilometer dari dua arah di jalur itu, kecelakaan juga menyebabkan bodi bus hancur dari depan sampai belakang. Sedangkan truk mengalami kerusakan di bagian bak truknya.

Awalnya, bus yang dikemudikan Maryanto (41), warag Desa Legundi, Kecamatan Karangjati, Kabupaten Ngawi itu melaju dari arah Ngawi ke Solo. Sedangkan truk gandeng yang dikemudikan Haryono (37), warga Desa Katang, Kecamatan Ngasem, Kabupaten Kediri itu melaju dari arah Solo menuju Ngawi.

Saat bus mendahului truk, dan bus diduga masih satu grup yang tak diketahui idenitasnya, tiba-tiba dari arah berlawan muncul truk gandeng. Meski truk berusaha menghindar ke kiri dengan keluar jalur, tetapi karena laju bus terlalu kencang akhirnya menabrak bagian belakang truk gandeng hingga memicu kecelakaan di jalur maut itu.

"Karena laju bus terlalu kencang, seperti lagi kejar-kejaran (balapan). Makanya meski truk lawan sudah banting setir ke kiri, tetap saja laju bus yang kencang menyebabkan kecelakaan itu," terang Jemiran salah seorang warga di sekitar loaksi kejadian kepada Surya, Selasa (31/3/2015) malam.

Hal yang sama disampaikan korban luka-luka, Rudi Yudho. Menurutnya, sejak melaju dari Terminal Kertonegoro, Ngawi laju bus sudah ugal-ugalan. Sebelum kecelakaan, bus sudah berada di lajur kanan karena hendak mendahului bus yang ada di depannya.

"Pokoknya sejak keluar Terminal Ngawi sudah mulai ugal-ugalan sopirnya, tapi semua penumpang diam tak berani mengingatkan," imbuhnya.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved