Malang Raya
Awas! Kebakaran di Kota Batu Dekati Level Bahaya
UPT PMK Kota Batu idealnya memiliki tujuh unit mobil PMK, satu mobil tangga, dan satu mobil tanki air serta sekitar 40 personel.
Penulis: Ahmad Amru Muiz | Editor: fatkhulalami
SURYAMALANG.COM, BATU - Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemadam Kebakaran Kota Batu berupaya meminimalisir terjadinya kasus kebakaran. Alasannya, sampai awal bulan Agustus 2015 sudah ada 19 kasus kebakaran atau mendekati level masuk bahaya.
Kepala UPT Pemadam Kebakaran Kota Batu, Santoso Wardoyo mengatakan, batas level bahaya kebakaran di Kota Batu berada pada titik angka 20 kejadian sesuai dengan jumlah penduduk yang mencapai 200 ribu jiwa.
Bila jumlah kasus kebakaran sudah melebihi angka 20 kejadian maka bisa dinyatakan Kota Batu dalam kondisi level bahaya kebakaran. Dan kewaspadaan harus ditingkatkan.
"Untuk itu, kami berupaya keras agar terjadinya kebakaran di Kota Batu tidak lebih dari 20 kejadian. Tapi kalaupun over tidak terlalu tinggi," kata Santoso Wardoyo, Selasa (11/8/2015).
Dijelaskan Santoso, melihat jumlah kejadian kebakaran yang kini sudah mencapai 19 kasus tersebut memang harus dilakukan langkah antisipasi. Yakni dengan terus menggalakkan sosialisasi pada warga Kota Batu untuk ikut waspada terhadap terjadinya kebakaran.
Seperti tidak membakar sampah atau membakar sisa makanan ternak sembarangan. Demikian juga dengan pemakaian kompor elpiji oleh ibu rumah tangga harus lebih waspada terhadap munculnya kebocoran tabung, kebocoran selang elpiji, beserta kebocoran api pada kompornya.
"Siapapun yang berkegiatan dengan api sebisa mungkin ditunggui terlebih dahulu sampai dipastikan padam. Karena terjadinya kebakaran di Kota Batu ini karena api ditinggal begitu saja sehingga menyambar media mudah terbakar," ucap Santoso.
Terjadinya kebakaran, menurut Santoso, tidak pernah diinginkan oleh siapapun. Namun kewaspadaan harus terus dilakukan, terlebih pada musim kering seperti sekarang ini. Apalagi seiring dengan terus berkembangnya Kota Wisata Batu menjadikan potensi terjadinya musibah kebakaran mengalami peningkatan.
Dan UPT Pemadam Kebakaran Kota Batu, ungkap Santoso, selalu siap melakukan pemadaman kebakaran setiap saat. Meskipun saat ini peralatan pemadam yang dimiliki berupa tiga unit mobil pemadam dengan 25 personil dinilai masih kurang.
Ini dikarenakan UPT PMK Kota Batu idealnya memiliki tujuh unit mobil PMK, satu mobil tangga, dan satu mobil tanki air serta sekitar 40 personel.
"Mudah-mudahan saja kekurangan peralatan PMK bisa segera terpenuhi dan UPT PMK secepatnya menjadi SKPD tersendiri," tutur Santoso ditengah menggelar pelatihan pemadaman api di RS Hasta Brata Bhayangkara Kota Batu.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/suryamalang/foto/bank/originals/latihan-pemadam-kebakaran_20150811_165808.jpg)