Malang Raya
Kembali Pimpin Unmer, Ini Program Anwar Sanusi 4 Tahun Kedepan
Rektor Universitas Merdeka Malang Prof Dr Anwar Sanusi SE MSi memenangkan pemilihan rektor periode 2015-2019
Penulis: sulvi sofiana | Editor: fatkhulalami
SURYAMALANG.COM, SUKUN - Rektor Universitas Merdeka Malang Prof Dr Anwar Sanusi SE MSi memenangkan pemilihan rektor periode 2015-2019.
Kemenangan itu diraih Anwar, setelah tahap satu berhasil mendapat 61,39 persen suara. Hasil pemilihan yang ia menangkan itu akhirnya disetujui senat tanpa diadakan pengambilan suara oleh 36 senat yang ada.
"Jadi tahap pemilihan di senat sangat singkat, tidak ada pertimbangan kualitatif. Biasanya calon rektor dikeluarkan dari ruangan untuk dilakukan pertimbangan. Tetapi karena saya sudah 60 persen lebih, dengan mempertimbangkan prestasi kerja saya, hasil dari grassroot langsung disetujui senat," papar Anwar Sanusi SE MSi.
Hasil ini akan diberikan pada ketua yayasan dan Pangdam V Brawijaya untuk ikut memberikan pertimbangan terhadap calon Rektor Unmer.
"Paling lama satu minggu, akan ada pertanyaan melalui telphon dari Pangdam pada calon Rektor. Kalau pada incumbent, biasanya yang ditanyakan kinerja selama ini dan kedepannya seperti apa rencananya. Semuanya akan dibicarakan sebelum pemberian laporan pertanggungjawaban," jelasnya.
Dengan terpilihnya Anwar untuk periode kedua, dikatakannya bahwa ia ingin membuat universitas menjadi lebih spesifik dengan memberikan kompetensi yang tersertifikasi.
"Jadi kami sadar, kami berhadapan perguruan tinggi besar dan universitas harus smart. Salah satunya dari sisi lulusan kami harus beda. Harus ada kompetensi yang tersertifikasi secara nasional, dengan adanya LSP 1 agar lebih khusus untuk lulusan kami," ungkapnya.
Jadi selain ijazah, transkrip dan sertifikasi, saat ditanya kompetensinya, bisa diketahui melalui sertifikasinya yang dimiliki tiap lulusannya.
Dari sisi riset, Unmer Malang akan meningkatkan jaringan kerja sama dengan universitas besar di luar negeri. Sehingga bisa memperluas jaringan kerja sama dengan universitas lain di luar negeri.
"Kami akan beker jasama dengan univerrsitas yang menjadi poros universitas lain, seperti Universitas Culalongkon dan Universitas Tamasat di Thailand, yang akhirnya memudahkan jaringan dengan universitas lainnya di Thailand," paparnya.