Selasa, 21 April 2026

Malang Raya

Tak Tahu Ada Simulasi Perampokan, Karyawan BI Nangis Sesenggukan

Saya langsung lari keluar, tapi di depan ada rampok yang bawa senjata api. Saya balik lari ke belakang sambil nangis.

Penulis: Samsul Hadi | Editor: Aji Bramastra
suryamalang.com
Adegan dalam simulasi penanganan anti perampokan di Bank Indonesia (BI) Cabang Malang, Jalan A Yani Utara, Kota Malang, Jawa Timur, Senin (14/9/2015). 

Pasi Ops Den B Pelopor Sat Brimob Polda Jatim, AKP Supriyadi, mengatakan simulasi ini atas permintaan BI Malang. Dalam simulasi ini, ia menerjunkan 27 personel dari Unit Pengendalian Teror Den B Pelopor Sat Brimob Polda Jatim. Ia juga membawa kendaraan rantis baracuda, peralatan penjinak bom, dan persenjataan.

Ia menjelaskan, skenario simulasi, yakni, ada lima perampok yang akan beraksi di kantor BI Malang. Kelima perampok itu meledakan bom untuk memecah kepanikan pegawai di kantor BI Malang. Setelah itu, perampok masuk ke dalam kantor untuk menjarah uang.

Petugas menerima laporan dari masyarakat soal aksi perampokan di kantor BI Malang. Petugas langsung meluncur ke lokasi. Petugas berusaha menggagalkan aksi perampokan. Petugas berhasil melumpuhkan kelima perampok. "Dalam simulasi itu, dua perampok ditembak mati, dan tiga ditangkap hidup-hidup," ujarnya.

Dikatakannya, dari hasil simulasi, kesiapan satpam kantor BI Malang dalam menghadapi aksi teror masih kurang. Petugas keamanan di kantor BI Malang masih terlalu panik saat menghadapi aksi teror. "Perlu ada pelatihan lagi. Seharusnya mereka segera melakukan penyeterilan di lokasi," katanya. (sha)

Halaman 2/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved