Gresik

Sandal Lafal Allah Buatan Gresik Bikin Heboh, Ini Permintaan Polisi

"Dari keterangannya, mereka membeli cetakan sandal tersebut dari China, dan lafal mirip Allah sudah ada diimport, dan mereka mengaku tak mengetahui,"

Penulis: Mohammad Rizal Ghurobi | Editor: fatkhulalami
SURYA/Faiq Nuraini
Sandal berlafal Allah buatan Gresik 

SURYAMALANG.COM, SURABAYA - Masyarakat diminta tidak terpancing emosi dalam kasus Lafal Alah di sandal buatan PT Pradipta Perkasa Makmur, Surabaya, Selasa (13/10/2015).

Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Raden P Agro Yuwono berharap, agar masyarakat jangan terpancing dengan kasus itu, sebab pihaknya sudah berkoordinasi dengan MUI dan akan segera memusnahkan sandal itu.

"Kami sudah berkoordinasi dengan pemilik pabrik dan MUI, agar sandal berlafal mirip Allah itu segera ditarik dari peredaran agar tidak meresahkan dan dimusnahkan," ujarnya.

Ia menambahkan, dari keterangan Mr Lou Hwa pemilik PT Pradipta Perkasa Makmur perusahaan yang memproduksi sandal merk Glacio berlafal mirip Allah itu, membeli cetakan sandal itu dari China.

"Dari keterangannya, mereka membeli cetakan sandal tersebut dari China, dan lafal mirip Allah sudah ada diimport, dan mereka mengaku tidak mengetahuinya," lanjutnya.

Adapun rincian pembuatan sandal dari awal pembuatan sampai Oktober, yakni September 2014 : 12.000 pasang; Desember 2014 : 6.000 pasang; Maret 2015 : 7.420 pasang; April 2015 : 12.000 pasang; Juli 2015 : 12.000 pasang; Agustus 2015 : 16.500 pasang; September 2015 : 10.150 pasang; Oktober 2015 : 6.000 pasang.

Sementara itu, dari Personalia PT. Pradipta Perkavsa Makmur, Umboh menerangkan sejak hari Sabtu (10/10) pihak perusahaan sudah melaksanakan perubahan mesin cetak di karena ditemukan huruf lafal Allah.

Pihak perusahan juga telah menarik hasil produksi yang diduga ada tulisan lafal Allah. Semnatara itu pihak managemen merubah Desain bentuk pada Mesin pencetak sandal, agar motif yang menyerupai lafal Allah tidak lagi ada.

Selain itu, Umboh juga menegaskan mesin pencetak yang dipakai oleh pabrik itu yang terletak di KM 33,2 Jl. Raya Wringinanom Kabupaten Gresik dipesan dan didatangkan langsung dari China.

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved