Malang Raya
Duh, Banyak Sekolah di Malang yang Masih Di Bawah Standar Nasional
Sejumlah sekolah saat ini masih menjalani proses belajar mengajar dengan jumlah siswa tiap kelasnya dibawah standar.
Penulis: sulvi sofiana | Editor: Aji Bramastra
Menurut Budi jumlah siswa yang sedikit pada akhirnya akan menjadi beban masyarakat dan yayasan. Apalagi dana BOS yang ada tidak bisa menutupi biaya pendidikan siswa.
Sementara itu, kepala SMP YPK School For Life, Grace Imelda SS Med MM, menjelaskan jumlah siswa disekolahnya memang berkurang 3 tahun terakhir.
Total seluruh siswanya tahun ajaran ini sebanyak 35siswa, setiap kelasnya antara 12 sampai 15 siswa.
“Hal ini karena sekolah mulai menerapkan e-lerning. Jadi pembelajaran membutuhkan laptop, maka biaya pendidikan untuk masuk sekolah kami tinggi,” jelas Grace.
Ia pun merasa tidak khawatir dengan kelangsungan sekolahnya. Dikatakan alumnus Sastra Inggris di Universitas Petra Surabaya ini, siswanya merupakan siswa-siswa pilihan yang siap secara pendanaan dan lifeskill.
“Tahun ini tahun pertama lulusan dari program e-learning dan kewirausahaan yang kami terapkan, jadi bisa sebagai toal ukur juga untuk penerimaan tahun ajarn baru,” paparnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/suryamalang/foto/bank/originals/ujian-sekolah-sd_20150619_192631.jpg)