Malang Raya
BPS Batu Terjunkan 420 Petugas untuk Sensus Ekonomi, Ini Sasarannya
"Kegiatan SE 2016 itu sangat penting untuk memperbarui data ekonomi dalam kurun 10 tahunan,"
Penulis: Ahmad Amru Muiz | Editor: fatkhulalami
SURYAMALANG.COM, BATU - Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Batu bakal mengerahkan sekitar 420 petugas untuk Sensus Ekonomi (SE) 2016. Dimana dalam SE 2016 yang dilaksanakan mulai 1 - 31 Mei 2016 tersebut akan menyasar sekitar 13.800 unit usaha terbesar hingga usaha terkecil atau usaha rumah tangga di Kota Batu.
Kepala BPS Kota Batu, Bagus Sunggono mengatakan, ada sekitar delapan variabel yang bakal ditanyakan petugas SE BPS. Diantaranya kegiatan utama usaha atau perusahaan, status badan usaha, jumlah tenaga kerja, identitas usaha online atau franchise, pendapatan usaha, pengeluaran usaha, dan lainnya.
"Variabel tersebut akan ditanyakan pada pemilik usaha dan diharapkan bisa dijawab dengan jujur untuk keakuratan data," kata Bagus Sunggono usai pembukaan sosialisasi SE 2016 BPS Kota Batu, Selasa (15/12/2015).
Dijelaskan Bagus, kegiatan SE rutin dilakukan BPS setiap 10 tahun. Hal itu dimaksudkan untuk memberi gambaran lengkap tentang level dan struktur ekonomi, memperoleh informasi dasar yang mencakup semua sektor ekonomi, mengetahui karakteristik usaha, mengetahui daya saing bisnis, dan mengantisipasi implementasi kawasan perdagangan bebas Masyarakat Ekonomi Asean.
Dengan data dari SE tersebut, menurut Bagus, akan dapat menjadi dasar dari berbagai program kegiatan ekonomi dan kebijakan Pemerintah dibidang perekonomian. Ini dikarenakan tanpa ada data ekonomi yang akurat maka kebijakan ekonomi yang dikeluarkan bisa salah sasaran.
"Jadi, kegiatan SE 2016 itu sangat penting untuk memperbarui data ekonomi dalam kurun 10 tahunan," tandas Bagus Sunggono.
Mengenai sasaran SE 2016 sendiri, tambah Bagus, seluruh usaha atai perusahaan non pertanian yang bertempat di lokasi tetap atau permanen, mall, perkantoran, hotek, restoran, bank, pabrik, roko, dan ruko.
Untuk di lokasi tidak tetap yakni pedagang kaki lima, pasar kaget. Bagi usaha keliling sasaran penjual bakso, sol sepatu, ojek, dan lainya. Dan untuk di rumah mulai dari warung, penjual pulsa telepon dan listris, serta lainya.
"Yang pasti, target sasaran SE akan menyeluruh terkait sektor ekonomi yang ada di masyarakat. Makanya kami sekali berharap diberikan kebenaran data yang ditanyakan petugas SE BPS," ucap Bagus.
Wakil Wali Kota Batu, H Punjul Santoso mengatakan, hasil SE oleh BPS nantinya akan sangat penting bagi Pemkot Batu. Karena berdasar data tersebut akan bisa diketahui kondisi riil sektor ekonomi masyarakat kota Batu. Dengan demikian kebijakan terkait perekonomian yang bakal dikeluarkan Pemkot Batu tidak salah sasaran.
"Makanya, kami mendukung penuh dilaksanakannya SE 2016 oleh BPS Kota Batu," kata Punjul Santoso.
Sedangkan untuk para pelaku usaha, ungkap Punjul, diharapkan tidak takut dan khawatir dalam memberikan data pada petugas SE BPS. Karena data dari SE BPS akan digunakan untuk pembangunan. Bukan untuk mengkalkulasi nilai pajak yang harus dibayar pelaku usaha sehingga ketakutan memberi data sebenarnya.
"Kami mengerti akan kekhawatiran dari pemilik usaha, tapi kalau semuanya bersikap jujur tentu pemilik usaha tidak takut ketahuan nilai pajak yang harus dibayar karena memang sudah benar," tutur Punjul Santoso.