Malang Raya
Pemindahan Gedung Islamic Centre ke Depan Balai Uji Kir Bisa Terganjal, Ini Penyebabnya!
"Kalau ini bisa lolos, ke depannya nanti juga pada lolos semua. Itu yang harus diperhitungkan,"
Penulis: Aflahul Abidin | Editor: musahadah
SURYAMALANG.COM, KLOJEN - Rencana Pemkot Malang memindahkan gedung Islamic Centre dari Kawasan Gor Ken Arok ke Kelurahan Arjowinangun ditanggapi kalangan dewan/
Menurut Ketua Komisi C DPRD Kota Malang Bambang Soemarto, pemindahan itu akan berdampak pada molornya pembangunan.
Pemindahan lokasi, kata dia, harus diikuti pembahasan ulang rencana pembangunan bangunan itu.
Ini artinya, proses perencanaan harus dimulai dari nol.
"Proses DED (Detailes Engineering Design), anggaran, dan perencanaan anggaran harus dimulai dari awal. Dan itu pasti membutuhkan waktu panjang. Dulu, kami dan pemkot dalam membahas ini sangat alot," kata dia, Senin (4/1/2016).
Memang, tak menutup kemungkinan proses pemindahan itu terjadi apabila disetujui bersama. Akan tetapi, hal itu akan membuat sistem penganggaran rusak.
"Kalau ini bisa lolos, ke depannya nanti juga pada lolos semua. Itu yang harus diperhitungkan," tambahnya.
Bambang menyebut, pemindahan akan berpengaruh pada rancangan pembangunan. Apalagi luasan lahan lama dan lahan baru berbeda.
Berdasarkan informasi yang diperoleh Bambang, luas area lama sekitar 8 hektare. Sementara area baru hanya sekitar 5 hektare.
"Kami bicara tentang proses. Pemkot menyampaikan proses RAPBD didahului KUA PPAS. Setelah disampaikan ke dewan, kami bahas dan dalami dengan mengundang SKPD terkait. Di rapat badan anggaran, pemkot tegas membangun Islamic Centre di sebelah gedung Ken Arok. Juga disampaikan penetapan lokasinya. Setelah proses masuk ke Badan Anggaran, status tanah ternyata masih bermasalah. Tapi dengan yakin pemkot bilang tak masalah saat itu,"ungkapnya.
Dewan mengaku belum mendapat laporan tentang rencana pemindahan itu. Rencana itu memang sudah sempat terdengar dalam rapat koordinasi yang digelar beberapa waktu lalu. Tapi, surat izin resmi dari pemkot ke dewan belum ada.