Malang Raya
Jangan Berkunjung ke Malang di Akhir Pekan, Ini Alasannya
"Dua puluh anggota Dishub yang bertugas di lapangan akan kami usahakan buat membantu juga. Tapi mungkin juga tidak bisa maksimal,"
Penulis: Aflahul Abidin | Editor: fatkhulalami
SURYAMALANG.COM, KLOJEN – Konvoi Aremania yang berlangsung Minggu (17/4/2016) diprediksi menimbulkan kemacetan yang cukup tinggi di Kota Malang. Apalagi, perayaan atas diraihnya juara Piala Bhayangkara 2016 itu diselanggarakan bersamaan dengan akhir pekan.
“Konvoi juga akan banyak menyedot banyak peserta. Selain Kota Malang, ada juga peserta dari Kota Batu dan Kabupaten Malang. Jika sesuai dengan hasil rapat bersama official Arema, jumlah pesertanya kurang lebih 1.000 orang.Itu belum termasuk tim Arema Cronus dan komunitas kendaraan,” kata Kepala Bidang Pengendalian dan Ketertiban Dinas Perhubungan Kota Malang Raymond G Matondang, Kamis (14/4/2016).
Peserta konvoi sepenuhnya akan dilakukan pihak kepolisian. Meski begitu, sebagai kota yang menjadi tempat awal pemberangkatan, Dinas Perhubungan juga tetap berjaga-jaga di beberapa lokasi.
Sayangnya, karena kegiatan konvoi berbarengan dengan dua agenda lain, petugas yang berjaga diperkirakan tidak bisa maksimal membantu konvoi.
Raymond menjelaskan, dua agenda berbarengan yang dimaksud adalah peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Divisi Infanteri-2 Kostrad dan Blusukan Wali Kota Malang.
“Dua puluh anggota Dishub yang bertugas di lapangan akan kami usahakan buat membantu juga. Tapi mungkin juga tidak bisa maksimal. Kami mungkin hanya akan membantu di sekitar Jalan Bandung dan Oro-oro Dowo,” tambahnya.
Tambahan anggota Dishub yang turun ke lapangan tidak memungkinkan ditambah karena seluruhnya sudah memiliki tugas pokok fungsi masing-masing.
“Petugas di bidang lain kan tidak mungkin dikerahkan. Seperti petugas di terminal, tidak mungkin mereka meninggalkan terminal untuk membantu pengamanan,” tambah dia.
Serupa dengan pagelaran perlaksanaan Hari Lahir Muslimat NU yang berlangsung beberapa waktu lalu, Dishub juga menghimbau agar warga luar Kota Malang yang ingin berlibur pekan depan mengurungkan dulu niatnya masuk ke Kota Malang.
Sementara bagi warga asli Malang yang ingin ke luar kota, diharapkan juga pergi sebelum atau sesudah pelaksanaan konvoi. Hal ini penting untuk mengindakan mereka dari kemacetan.