Kota Malang
Mobil Dinas Pemkot Malang ada yang Tak Terdeteksi Keberadaannya, Sebabnya ini
#Malang Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) ternyata pernah mencatat bahwa ada 56 mobil dinas Kota Malang yang keberadaannya tidak terendus pada 2014.
Penulis: Aflahul Abidin | Editor: Adrianus Adhi
SURYAMALANG.COM, KLOJEN - Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) ternyata pernah mencatat bahwa ada 56 mobil dinas yang keberadaannya tidak terendus pada 2014.
Saat itu, BPK memperkirakan kerugian negara akibat tak terdeteksinya kendaraan itu mencapai Rp 7,4 miliar.
Tidak diketahuinya keberadaan mobil-mobil dinas itu ternyata disebabkan oleh beberapa hal. Dua yang paling mendominasi adalah kendaraan saat beralih dari satu dinas ke dinas lain, dan kendaraan yang sudah dilelang tidak tercatat.
“Misalnya, kendaraan yang dipakai di dinas satu yang berpindah ke dinas lain. Pejabatnya berpindah lalu karena kandaran itu sudah dirawat baik, kendaraan ditukarkan.
Itu sebenarnya bisa tapi perlu ada penggantian catatan. Sayangnya kadang tidak ditindaklanjuti dengan hal pencatatan yang tepat,” kata Kepala Bidang Penatausahaan Aset Daerah Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Setijoko saat ditemui SURYAMALANG.COM, Senin (23/5/2016).
Penjelasan itu juga sudah disampaikan ke BPK. Untuk kendaraan-kendaraan yang belum ditemukan, BPKAD masih menelisiknya.
Ia menyebut, kemungkinan tak ditemukannya data kendaraan itu karena pencatatan yang belum akurat.
“Perlu kerja sama yang baik dengan bagian pencatatan di masing-masing SKPD. Apabila data yang mereka sampaikan keliru, data yang kami punya juga pasti keliru,” ucapnya.
Ia menyebut, pencarian beberapa mobil dinas yang belum diketahui keberadaannya terkendala beberapa hal. "Jika pencarian dilakukan secara manual, penemuannya jelas akan susah. Sementara berdasarkan sistem, entri data yang salah akan membuat pencarian sia-sia.
Sisanya kami masih mencari karena mencari manual pasti akan susah. Sementara jika berdasarkan sistem, antri data salah, tidak akan ketemu. Kalau menurut BPK itu tidak ketemu, antri salah. Sisanya akan kita upayakan. Kita cari. Kembali ke pengurus," katanya.
Penanganan masalah ini juga dilakukan oleh Polres Malang Kota. Hingga saat ini, pengembangan penelisikannya oleh polisi sudah berhasil menemukan beberapa kendaraan.
Kanit Pidsus Polres Malang Kota Ipda Rudi Hidajanto mengatakan, setidaknya lima kendaraan sudah berhasil ditemukan keberadaanya lewat penelisikan nomor kendaraan.
“Beberapa ada di luar kota, seperti Banyuwangi. Saat ini masih kami cari tahu dulu,” katanya, dalam diskusi Review Kasus-kasus Korupsi di Kota Malang yang digelar di Kantor Malang Corruption Watch (MCW), Kamis (19/5/2016).